INILAH.COM, Tokyo - Berendam di air panas saat cuaca dingin memang nyaman. Berdasar studi terbaru, kebiasaan ini bisa berujung fatal. Gagal jantung mengintai pemilik kebiasaan ini.
Studi tim peneliti yang dipimpim Chika Nishiyama dari Kyoto Prefectural University of Medicine School of Nursing ini mengungkapkan, kasus gagal jantung saat mandi meningkat 10 kali lipat di musim dingin dibandingkan musim panas.
Fakta ini penting bagi masyarakat Jepang, mengingat sebagian besar penduduknya senang mandi air panas selama berjam-jam guna menenangkan diri setelah sibuk beraktifitas.
Di Jepang, banyak orang berlama-lama mandi air panas karena rumah tradisional Jepang tak tertutup dengan baik layaknya rumah di Barat. "Selain itu, alat pemanas yang ada jarang digunakan," papar Nishiyama. Seperti dikutip Straits Times.
Nishiyama dan tim menggunakan data 11.000 kasus gagal jantung 2005-2007 di prefektur Osaka barat sebagai dasar studi. Berdasarkan data itu, 22% kasus terjadi dalam keadaan tidur dan 9% saat sedang mandi. Sekitar 3% mengalami gagal jantung saat beraktivitas kerja dan 0,5% saat sedang berolahraga.Diketahui, sebanyak 54 kasus gagal jantung pada 10 juta orang terjadi saat sedang berendam. Kemudian, 10 kasus dari 10 juta orang terjadi saat berolahraga.
http://id.berita.yahoo.com/bahaya-mandi-air-panas-bisa-bikin-gagal-jantung-00110070
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Mei 2011
Kamis, 09 Desember 2010
Info Seputar Porprov
Info Porprov SUMBAR yang telah berlangsung dari tanggal 8 - 12 Des 2010
Data Nama - nama atlet yang mengikut Porprov
Unit Tarung Derajat
Nama-nama atlet Tarung Derajat :
1. M.Taufik (sijunjung)
2. Ryanto Susilo (sijunjung)
3. Ainil Huda (sijunjung)
4. Fitri (pasaman barat)
5. Desi Purnama Sari (Pasaman Barat)
6. Oki (Padang)
Unit Taekwondo
Nama- nama atlet Taekwondo :
1. Sean Anshari (anggota pandekar)
2. Muhammad Al Hariz
3. Allenzio Riandi
Unit Karate
Nama-nama atlet Karate :
1. Fran Tio Deni (sawahlunto,anggota pandekar)
2. Fitri Hayana (Dharmas Raya,anggota Pandekar)
3. Vio (Kota Solok)
Unit Wushu
Nama-nama atlet Wushu :
1. Faiza mufidah (padang pariaman,anggota pandekar)
2. Rizkianti Anggraini (padang pariaman,ketua UKM Pandekar)
3. Yosi Opthymal (padang priaman,anggota pandekar)
4. Nola Devita (padang pariaman,anggota pandekar)
5. Yudi Martin (mentawai)
6. Iwan Setiawan (mentawai)
7. Hafiz Fadhillah (mentawai,anggota pandekar)
8. Arina Husna Daulay (mentawai,anggota pandekar)
9. Dewi( sawahlunto)
10.Yosi febriani(sawahlunto)
11.Syafrizal(Tanah Datar,anggota pandekar)
Data Nama - nama atlet yang mengikut Porprov
Unit Tarung Derajat
Nama-nama atlet Tarung Derajat :
1. M.Taufik (sijunjung)
2. Ryanto Susilo (sijunjung)
3. Ainil Huda (sijunjung)
4. Fitri (pasaman barat)
5. Desi Purnama Sari (Pasaman Barat)
6. Oki (Padang)
Unit Taekwondo
Nama- nama atlet Taekwondo :
1. Sean Anshari (anggota pandekar)
2. Muhammad Al Hariz
3. Allenzio Riandi
Unit Karate
Nama-nama atlet Karate :
1. Fran Tio Deni (sawahlunto,anggota pandekar)
2. Fitri Hayana (Dharmas Raya,anggota Pandekar)
3. Vio (Kota Solok)
Unit Wushu
Nama-nama atlet Wushu :
1. Faiza mufidah (padang pariaman,anggota pandekar)
2. Rizkianti Anggraini (padang pariaman,ketua UKM Pandekar)
3. Yosi Opthymal (padang priaman,anggota pandekar)
4. Nola Devita (padang pariaman,anggota pandekar)
5. Yudi Martin (mentawai)
6. Iwan Setiawan (mentawai)
7. Hafiz Fadhillah (mentawai,anggota pandekar)
8. Arina Husna Daulay (mentawai,anggota pandekar)
9. Dewi( sawahlunto)
10.Yosi febriani(sawahlunto)
11.Syafrizal(Tanah Datar,anggota pandekar)
Kamis, 11 November 2010
SAATNYA SATLAT UNAND BERBENAH
Box….Kepengurusan Tarung Derajat Satlat Unand saat ini telah berganti. Regenerasi yang sebelumnya dipegang oleh Kang Oki dan kawan – kawan saat telah dialihkan ke tangan Muhammad Taufik Cs yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan 2007. Regenerasi ini diharapkan dapat membenahi permasalahan yang hampir – hampir membuat latihan di satlat Unand vakum. Tapi, dengan semangat darah baru ini,sejauh ini berjalan dengan baik. Hal ini di aminkan oleh Kang Acin sebagai pelatih utama satlat Unand.
Gebrakan pengurus baru saat ini dihadapkan dengan beberapa tantangan baik dari sisi internal maupun eksternal. Dari sisi internal, di satlat Unand pernah tercatat banyaknya anggota unit yang saat ini tidak aktif lagi latihan. Alasan utama yang membebanii anggota utk tidak aktif latihan adalah padatnya jadwal perkuliahan, serta kebanyakan diantaranya telah masuk tahun akhir untuk mempersiapkan skripsi. Selain itu, manajerial dan administratif kepengurusan juga harus diperbaiki diiringi dengan meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota Tarung Derajat.
Oleh sebab itu, beberapa kebijakan telah dihasilkan dari rapat luarbiasa pengurus dan pelatih utama yang menghasilkan kebijakan sebagai berikut:
1. Anggota yang tidak latihan sebanyak 4 kali tanpa kabar berita, maka akan dikenakan sanksi penurunan sabuk.
2. Anggota yang telah lama terdaftar, tapi telah lama tidak latihan lagi diwajibkan mendaftar ulang dengan aturan yang sama terhadap anggota yang baru masuk
3. Latihan tetap dilaksanakan dengan jadwal Selasa dan Kamis Pkl. 16.00 di PKM walaupun tidak dihadiri pelatih utama. Hal ini sesuai dengan motto pribadi mandiri : jadikan dirimu oleh diri sendiri.
4. Untuk Kuarta III ke atas akan dilakukan latihan khusus untuk mempersiapkan petarung – petarung siap tanding di masa depan.
Selain rapat darurat tersebut, pengurus, anggota, dan pelatih utama telah berkumpul dalam acara kekeluargaan dengan tema balanjuang durian tanggal 7 november yang lalu. Dari hasil ota lamak anggota dan pelatih didapatkan kesepakatan:
1. Jadwal latihan ditambah dengan menu Selasa dan Kamis dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama dengan focus mengenai teknik dasar dan teknik tarung, serta jadwal tambahan di hari Minggu pkl 07.00 di Unand. Latihan ini rencananya akan direalisasikan pada bulan desember atau tahun depan
2. Selain latihan normal dengan durasi 2 jam, juga akan dilaksanakan latihan alam dengan medan yang menantang dan tempat yang mengusung back to nature. Program ini juga akan dilaksanakan pada tahun 2011.
3. Penerimaan anggota baru akan dilaksanakan setiap bulannya pada minggu awal bulan saja. Aturan ini juga akan diterapkan tahun depan.
Harapan terbesar semua anggota dapat mengembalikan kejayaan satlat Unand yang sempat menjadi Satlat percontohan beberapa tahun yang lalu. Tentu saja, peningkatan prestasi juga menjadi target utama untuk menghasilkan petarung – petarung tangguh dimasa depan.
Informasi terbaru saat ini adalah akan diselenggarakannya Porprov Tarung Derajat pada tanggal 3 – 5 Desember mendatang di Solok. Setelah itu, disusul pula oleh event Piala Presiden pada tanggal 8 – 10 Desember di Bangka Belitung. Mari bersama – sama kita ramaikan. Box…..
Gebrakan pengurus baru saat ini dihadapkan dengan beberapa tantangan baik dari sisi internal maupun eksternal. Dari sisi internal, di satlat Unand pernah tercatat banyaknya anggota unit yang saat ini tidak aktif lagi latihan. Alasan utama yang membebanii anggota utk tidak aktif latihan adalah padatnya jadwal perkuliahan, serta kebanyakan diantaranya telah masuk tahun akhir untuk mempersiapkan skripsi. Selain itu, manajerial dan administratif kepengurusan juga harus diperbaiki diiringi dengan meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota Tarung Derajat.
Oleh sebab itu, beberapa kebijakan telah dihasilkan dari rapat luarbiasa pengurus dan pelatih utama yang menghasilkan kebijakan sebagai berikut:
1. Anggota yang tidak latihan sebanyak 4 kali tanpa kabar berita, maka akan dikenakan sanksi penurunan sabuk.
2. Anggota yang telah lama terdaftar, tapi telah lama tidak latihan lagi diwajibkan mendaftar ulang dengan aturan yang sama terhadap anggota yang baru masuk
3. Latihan tetap dilaksanakan dengan jadwal Selasa dan Kamis Pkl. 16.00 di PKM walaupun tidak dihadiri pelatih utama. Hal ini sesuai dengan motto pribadi mandiri : jadikan dirimu oleh diri sendiri.
4. Untuk Kuarta III ke atas akan dilakukan latihan khusus untuk mempersiapkan petarung – petarung siap tanding di masa depan.
Selain rapat darurat tersebut, pengurus, anggota, dan pelatih utama telah berkumpul dalam acara kekeluargaan dengan tema balanjuang durian tanggal 7 november yang lalu. Dari hasil ota lamak anggota dan pelatih didapatkan kesepakatan:
1. Jadwal latihan ditambah dengan menu Selasa dan Kamis dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama dengan focus mengenai teknik dasar dan teknik tarung, serta jadwal tambahan di hari Minggu pkl 07.00 di Unand. Latihan ini rencananya akan direalisasikan pada bulan desember atau tahun depan
2. Selain latihan normal dengan durasi 2 jam, juga akan dilaksanakan latihan alam dengan medan yang menantang dan tempat yang mengusung back to nature. Program ini juga akan dilaksanakan pada tahun 2011.
3. Penerimaan anggota baru akan dilaksanakan setiap bulannya pada minggu awal bulan saja. Aturan ini juga akan diterapkan tahun depan.
Harapan terbesar semua anggota dapat mengembalikan kejayaan satlat Unand yang sempat menjadi Satlat percontohan beberapa tahun yang lalu. Tentu saja, peningkatan prestasi juga menjadi target utama untuk menghasilkan petarung – petarung tangguh dimasa depan.
Informasi terbaru saat ini adalah akan diselenggarakannya Porprov Tarung Derajat pada tanggal 3 – 5 Desember mendatang di Solok. Setelah itu, disusul pula oleh event Piala Presiden pada tanggal 8 – 10 Desember di Bangka Belitung. Mari bersama – sama kita ramaikan. Box…..
Senin, 08 November 2010
SEMANGAT BERBAGI ADA DI SINI
Telisik jejak sejarah UKM Pandekar telah banyak bercerita, mungkin tak sama di tempat lainnya. Berdiri di atas perbedaan antara ke Aku – an jawara bela diri. Berbeda, tapi bukan berarti berpisah. Beranjak dari kesamaan visi dan originalitas filosofi merekatkan sekat yang kalau dengan seksama dipikirkan terasa mustahil untuk terjadi. Bukan tanpa alasan, banyak bela diri serumpun yang ada saat ini saling mengklaim keterbaikan dan kelebihannya dibandingkan yang lain. Tak heran bela diri yang sama telah memiliki cabang yang begitu banyak. Apalagi beladiri yang jelas – jelas akar rumputnya berbeda, tentu akan susah duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi pada tikar yang sama.
Anda mungkin akan sedikit terperangah ketika melihat organisasi UKM Pandekar yang hari ini telah genap berusia 18 Tahun pada tanggal 9 Juli yang lalu masih eksis dengan keberagamannya. Guru di Pencak silat, Senpai di karate, Sabam di Taekwondo, Akang di Tarung Derajat, Lao tse di Wushu, dan sensei untuk kempo, mereka adalah sumur galian ilmu untuk calon jawara, tak peduli berbeda dogi dan baju latihan, berbeda istilah dalam gerakan, ataupun tata cara setiap kali latihan. Keberagaman yang mungkin saat ini sulit untuk ditemukan atau dipertemukan.
Temenung sejenak ketika melihat suasana latihan di sore hari. Berbagi tempat di kala latihan di gedung PKM. Sungguh hujan lebat ini benar – benar menjadi rahmat dan membatu memperlihatkan kepada dunia bahwa kami bersaudara. Lihat saja, ketiadaan gedung latihan, ataupun gedung olah raga seperti yang ada di universitas lainnya, tidak mampu mengikis kenyataan bahwa kami bersaudara. Lukisan kebersamaan itu lengkap sudah ketika sebahagian hall PKM digenangi air akibat atap yang bocor. Kesadaran yang luar biasa muncul dari rekan – rekan dari unit bela diri lainnya untuk menggeser barisan peserta latihan. Sikap ini dilakukan bukan karena alasan menghindari genangan hujan. Tapi, ingin memberi tempat kepada saudara – saudaranya dari unit bela diri lain untuk mendapatkan tempat yang lebih kering. Percayakah anda? Silakan saja lihat sendiri kalau tidak percaya.
Kekurangan telah mengajarkan banyak hal untuk berbagi. Walaupun demikian, tidak selamanya kekurangan akan membuat persaudaraan itu nyata. Bayangkan jika semua diantara kita kekurangan, tentu tidak akan ada yang akan sanggup untuk memberi. Bagaimana mungkin akan berbagi, sedangkan kita tidak memiliki. Justru kekayaanlah kunci dari saling berbagi, karena selayaknya berbagi dimiliki oleh orang – orang terbaik yang suka memberi. Nah, kekayaan hati ini lah yang membuat kekurangan atau pun kelebihan satu dan lain tidak bergitu terlihat. Karena ada kalanya kita yang memberi akan dibantu dan harus memberi ruang untuk yang lain menjadi orang – orang yang memberi pada giliran berikutnya. Kebahagiaan untuk memberi kelebihan yang kita miliki ataupun bersedia memberi ruang untuk orang lain menjadi dermawan berikutnya, inilah siklus saling memberi dan orientasi untuk memberi, siklus panjang persaudaraan yang harus tetap dijaga. Mudah – mudahan keutuhan yang sudah sulit terlihat ini tetap ada dan dirindukan oleh mereka yang jauh disana. Atau mungkin, tetap di junjung tinggi oleh mereka yang menjadi pemimpin pada zamannya.
Tentu, kita pahami bahwa rasa ini tidak muncul begitu saja. Banyak kisah yang bercerita bahwa hadangan gelombang pemisah atau turbulensi energi pemecah telah mencoba menghoyak se onggok persaudaraan ini. Arus erosi emosi tak terkendali dan kepentingan juga ikut mengikis tipis eksistensinya. Hanya kesadaran untuk berkontribusi nyata untuk organisasi dan nilai – nilai rasa memilikilah akan memodali semua itu tetap utuh. Walaupun demikian, jika orang – orang yang mengenal keberagaman tersebut tidak mengenal Zat yang menciptakan ujian dan cobaan tersebut, tentu kebersamaan akan menjadi hampa dan sia – sia. Karena untuk melakukan itu semua, butuh ke ikhlasan yang luar biasa besarnya. Hanya keikhlasan yang disertai keinginan beribadah seorang hamba yang akan mampu bertahan dari badai ujian itu. Ya, Semoga Allah masih mepertautkan kita dalam indah cinta-Nya. Meluruskan niat kita hingga bisa tetap bersama – sama tidak hanya di dunia ini saja. Mudah – mudahan sampai juga di surga – Nya. Amin…
Teruntuk saudara – saudara seperjuangan, bangkitlah wahai ruh yang telah lama tertidur. Berdirilah disamping ku, karena sebentar lagi badai ujian dan cobaan ini akan malas untuk bertemu dengan kita karena mereka telah lelah menguji dan mengikuti. Jangan takut terjatuh kawan, bahu ku cukup kuat untuk menopangmu, setidaknya mendengarkan keluh kesah mu. Semoga Allah merahmati mu….
Anda mungkin akan sedikit terperangah ketika melihat organisasi UKM Pandekar yang hari ini telah genap berusia 18 Tahun pada tanggal 9 Juli yang lalu masih eksis dengan keberagamannya. Guru di Pencak silat, Senpai di karate, Sabam di Taekwondo, Akang di Tarung Derajat, Lao tse di Wushu, dan sensei untuk kempo, mereka adalah sumur galian ilmu untuk calon jawara, tak peduli berbeda dogi dan baju latihan, berbeda istilah dalam gerakan, ataupun tata cara setiap kali latihan. Keberagaman yang mungkin saat ini sulit untuk ditemukan atau dipertemukan.
Temenung sejenak ketika melihat suasana latihan di sore hari. Berbagi tempat di kala latihan di gedung PKM. Sungguh hujan lebat ini benar – benar menjadi rahmat dan membatu memperlihatkan kepada dunia bahwa kami bersaudara. Lihat saja, ketiadaan gedung latihan, ataupun gedung olah raga seperti yang ada di universitas lainnya, tidak mampu mengikis kenyataan bahwa kami bersaudara. Lukisan kebersamaan itu lengkap sudah ketika sebahagian hall PKM digenangi air akibat atap yang bocor. Kesadaran yang luar biasa muncul dari rekan – rekan dari unit bela diri lainnya untuk menggeser barisan peserta latihan. Sikap ini dilakukan bukan karena alasan menghindari genangan hujan. Tapi, ingin memberi tempat kepada saudara – saudaranya dari unit bela diri lain untuk mendapatkan tempat yang lebih kering. Percayakah anda? Silakan saja lihat sendiri kalau tidak percaya.
Kekurangan telah mengajarkan banyak hal untuk berbagi. Walaupun demikian, tidak selamanya kekurangan akan membuat persaudaraan itu nyata. Bayangkan jika semua diantara kita kekurangan, tentu tidak akan ada yang akan sanggup untuk memberi. Bagaimana mungkin akan berbagi, sedangkan kita tidak memiliki. Justru kekayaanlah kunci dari saling berbagi, karena selayaknya berbagi dimiliki oleh orang – orang terbaik yang suka memberi. Nah, kekayaan hati ini lah yang membuat kekurangan atau pun kelebihan satu dan lain tidak bergitu terlihat. Karena ada kalanya kita yang memberi akan dibantu dan harus memberi ruang untuk yang lain menjadi orang – orang yang memberi pada giliran berikutnya. Kebahagiaan untuk memberi kelebihan yang kita miliki ataupun bersedia memberi ruang untuk orang lain menjadi dermawan berikutnya, inilah siklus saling memberi dan orientasi untuk memberi, siklus panjang persaudaraan yang harus tetap dijaga. Mudah – mudahan keutuhan yang sudah sulit terlihat ini tetap ada dan dirindukan oleh mereka yang jauh disana. Atau mungkin, tetap di junjung tinggi oleh mereka yang menjadi pemimpin pada zamannya.
Tentu, kita pahami bahwa rasa ini tidak muncul begitu saja. Banyak kisah yang bercerita bahwa hadangan gelombang pemisah atau turbulensi energi pemecah telah mencoba menghoyak se onggok persaudaraan ini. Arus erosi emosi tak terkendali dan kepentingan juga ikut mengikis tipis eksistensinya. Hanya kesadaran untuk berkontribusi nyata untuk organisasi dan nilai – nilai rasa memilikilah akan memodali semua itu tetap utuh. Walaupun demikian, jika orang – orang yang mengenal keberagaman tersebut tidak mengenal Zat yang menciptakan ujian dan cobaan tersebut, tentu kebersamaan akan menjadi hampa dan sia – sia. Karena untuk melakukan itu semua, butuh ke ikhlasan yang luar biasa besarnya. Hanya keikhlasan yang disertai keinginan beribadah seorang hamba yang akan mampu bertahan dari badai ujian itu. Ya, Semoga Allah masih mepertautkan kita dalam indah cinta-Nya. Meluruskan niat kita hingga bisa tetap bersama – sama tidak hanya di dunia ini saja. Mudah – mudahan sampai juga di surga – Nya. Amin…
Teruntuk saudara – saudara seperjuangan, bangkitlah wahai ruh yang telah lama tertidur. Berdirilah disamping ku, karena sebentar lagi badai ujian dan cobaan ini akan malas untuk bertemu dengan kita karena mereka telah lelah menguji dan mengikuti. Jangan takut terjatuh kawan, bahu ku cukup kuat untuk menopangmu, setidaknya mendengarkan keluh kesah mu. Semoga Allah merahmati mu….
Minggu, 07 November 2010
Open Rekruitmen UKM Pandekar 2010
Salah persepsi dalam keanggotaan UKM Pandekar sering kali di temui ketika beberapa rekan - rekan ingin bergabung dengan UKM Pandekar. Persepsi umum yang ada saat ini beranggapan bahwa semua yang ikut latihan setiap minggunya merupakan anggota UKM Pandekar, padahal sebenarnya tidak seluruh orang - orang yang ikut latihan di beberapa unit latihan yang ada merupakan anggota UKM Pandekar. Sekilas mengenai status keanggotaan bisa kita lihat pada menu struktur organisasi di website ini. Rinciannya adalah sebagai berikut :
1. Anggota Penuh/Biasa
adalah Mahasiswa Universitas Andalas yang telah memenuhi semua persyaratan keanggotaan.
2. Anggota Luar Biasa
adalah masyarakat beladiri selain anggota biasa baik Mahasiswa Universitas Andalas ataupun bukan, yang dinilai organisasi mempunyai perhatian, partisipasi dan peran serta yang melebihi kondisi biasa terhadap UKM Pandekar.
3. Anggota Kehormatan
adalah orang-orang tertentu baik ataupun bukan anggota biasa, anggota luar biasa, maupun diluar itu yang diangkat oleh UKM Pandekar berdasarkan pertimbangan dan penilaian tersendiri.
Anggota biasa UKM Pandekar adalah setiap Mahasiswa Unand yang mencintai beladiri dan telah melewati tahap-tahap untuk menjadi anggota UKM Pandekar serta masuk pada salah satu cabang beladiri.
Adapun tahap-tahap yang harus dilewati untuk menjadi Anggota Penuh/Biasa adalah :
1. Orientasi, berupa pendidikan dan pelatihan, diikuti calon anggota UKM Pandekar (CAKAR).
2. Pengabdian, diikuti oleh Cakar yang telah selesai mengikuti masa orientasi dan mengikuti Pelantikan I (Anggota Muda).
3. Anggota Biasa, yaitu telah berhasil melewati masa pengabdian dan mengikuti Pelantikan II.
Selain itu ada yang bukan Anggota Pandekar yang ikut berlatih pada masing-masing cabang unit Beladiri yang hak dan kewajibannya tidak sama dengan anggota UKM Pandekar. Mereka berasal dari Mahasiswa Unand sendiri, dari luar, ataupun masyarakat umum yang ikut berlatih menurut peraturan dan kebijakan cabang unit Beladiri yang bersangkutan.
Nah, inilah momen yang penting yang ingin kami jelaskan. Bagi rekan - rekan yang ingin menjadi anggota penuh UKM Pandekar dibuka kesempatan bagi rekan - rekan untuk mengikuti Diklatnya yang direncanakan akan di buka tanggal 19 Desember 2010. Oleh sebab itu, silakan mendaftarkan diri anda segera dari sekarang hingga seminggu sebelum pembukaan acara ke sekretariat UKM Pandekar: Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)Lt. 2 sayap kanan Universitas Andalas. Jangan sampai telat!!!! OR kali inibertema "OR 2010 Momentum Membentuk Generasi yang Berkarakter Positif".
1. Anggota Penuh/Biasa
adalah Mahasiswa Universitas Andalas yang telah memenuhi semua persyaratan keanggotaan.
2. Anggota Luar Biasa
adalah masyarakat beladiri selain anggota biasa baik Mahasiswa Universitas Andalas ataupun bukan, yang dinilai organisasi mempunyai perhatian, partisipasi dan peran serta yang melebihi kondisi biasa terhadap UKM Pandekar.
3. Anggota Kehormatan
adalah orang-orang tertentu baik ataupun bukan anggota biasa, anggota luar biasa, maupun diluar itu yang diangkat oleh UKM Pandekar berdasarkan pertimbangan dan penilaian tersendiri.
Anggota biasa UKM Pandekar adalah setiap Mahasiswa Unand yang mencintai beladiri dan telah melewati tahap-tahap untuk menjadi anggota UKM Pandekar serta masuk pada salah satu cabang beladiri.
Adapun tahap-tahap yang harus dilewati untuk menjadi Anggota Penuh/Biasa adalah :
1. Orientasi, berupa pendidikan dan pelatihan, diikuti calon anggota UKM Pandekar (CAKAR).
2. Pengabdian, diikuti oleh Cakar yang telah selesai mengikuti masa orientasi dan mengikuti Pelantikan I (Anggota Muda).
3. Anggota Biasa, yaitu telah berhasil melewati masa pengabdian dan mengikuti Pelantikan II.
Selain itu ada yang bukan Anggota Pandekar yang ikut berlatih pada masing-masing cabang unit Beladiri yang hak dan kewajibannya tidak sama dengan anggota UKM Pandekar. Mereka berasal dari Mahasiswa Unand sendiri, dari luar, ataupun masyarakat umum yang ikut berlatih menurut peraturan dan kebijakan cabang unit Beladiri yang bersangkutan.
Nah, inilah momen yang penting yang ingin kami jelaskan. Bagi rekan - rekan yang ingin menjadi anggota penuh UKM Pandekar dibuka kesempatan bagi rekan - rekan untuk mengikuti Diklatnya yang direncanakan akan di buka tanggal 19 Desember 2010. Oleh sebab itu, silakan mendaftarkan diri anda segera dari sekarang hingga seminggu sebelum pembukaan acara ke sekretariat UKM Pandekar: Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)Lt. 2 sayap kanan Universitas Andalas. Jangan sampai telat!!!! OR kali inibertema "OR 2010 Momentum Membentuk Generasi yang Berkarakter Positif".
Minggu, 24 Oktober 2010
Melatih Kihon Dengan Taikyoku Shodan
Saudara-saudara anggota pandekar sekalian khususnya peminat beladiri Karate..
Selama ini kita sangat akrab dengan teknik pelatihan Kihon menggunakan enbusen berbentuk garis lurus. Bahkan dalam ujian kenaikan tingkat KYU maupun DAN kita tetap menggunakan enbusen garis lurus. Dalam peraturan teknik yang dikeluarkan PB Lemkari-pun diterangkan bahwa dalam ujian kyu dilakukan gerakan kihon dengan enbusen garis lurus.
Sebagaimana tertulis jelas perintah yang digunakan adalah Maju 5 kali dan mundur 5 kali. Dan karena telah terprogram dalam materi ujian maka sebagai seorang pelatih di Dojo kita akan menjalankan program latihan tersebut. Masuknya materi teknik pelatihan tersebut tentu mempunyai dasar yang sangat kuat karena telah menjadi dasar teknik pelatihan Lemkari selama bertahun-tahun dan telah banyak karateka handal yang tercipta dari teknik pelatihan ini.
Namun mungkin hal berikut dapat dijadikan wacana ataupun sekedar tukar fikiran dengan para Yudansha sekalian terutama yang akan membuka Dojo-dojo baru dan mempunyai Inovatif dalam teknik melatih.
Taikyoku Shodan.
Perkenalan saya dengan istilah ini adalah ketika saya coba browsing tentang KATA yang dimiliki oleh aliran shotokan. Bertemulah saya dengan Taikyoku Shodan. Gerakan yang dimiliki Taikyoku Shodan sangatlah sederhana yaitu Gedan barai dan chudan tsuki dan tidak lebih dari 20 gerakan. Enbusennya sama dengan Heian Shodan. Dalam hati bertanya, sejak Juni 1988 belajar karate, kok saya baru ketemu sekarang yang namanya Taikyoku Shodan. Kenapa pelatih saya tidak pernah mengenal KATA seperti ini.
Pertanyaan ini saya bawa kepada anggota Dewan Guru Karate : apa sebenarnya Taikyoku Shodan itu. Dari Beliau secara lugas diterangkan bahwa Taikyoku Shodan diciptakan untuk dapat diajarkan sebelum kita melangkah mempelajari Kata Heian. Karena gerakannya sederhana dan gampang dipelajari oleh pemula sekalipun. Dan satu kalimat kunci yang diberikannya adalah Taikyoku Shodan gerakannya dapat diganti dengan gerakan kihon lain sesuai dengan keinginan kita. Apakah kita hendak melatih tsuki,geri ataupun uke. Kita dapat pakai enbusen-nya. Spontan saya tanya : berarti kita bisa melatih kihon dengan Taikyoku Shodan. Beliau tersenyum dan berkata Kenapa Tidak dan pasti kamu orang lupa pengertian KATA yang berulang-ulang saya sampaikan bahwa KATA adalah teknik berkelahi yang tidak berhubungan satu sama lain yang dirangkaikan oleh master penciptanya untuk dipakai sebagai sarana latihan.
Dalam KATA kita bisa berlatih : Teknik kihon, teknik pernafasan, penempatan power, irama pertarungan ataupun belajar konsentrasi. Dan semua itu dapat dipelajari secara terpisah satu demi satu ataupun digabung secara keseluruhan.
Saya telah dapat kalimat kuncinya. “Berarti melatih kihon tidak harus dengan gerakan maju 5 kali dan mundur 5 kali belaka” .
Saya coba cari terus tentang taikyoku shodan ini. Ternyata dari literature yang temui ternyata taikyoku shodan justru diciptakan oleh master Gichin Funakoshi. Dan tentu seorang Gichin Funakoshi menciptakan hal ini mempunyai pemikiran tentang teknik pelatihan yang modern dan tentu amat sayang jika lewatkan begitu saja sesuai dengan arti dari Taikyoku yaitu Langkah Awal atau penyebab pertama.
Melatih di Dojo.
Berdasarkan pemikiran ini saya mencoba menerapkan di Dojo saya. Dari pembelajaran Kihon di Dojo dengan metode Taikyoku Shodan ini saya mencatat beberapa poin.
1. Untuk pembentukan bentuk awal kita tetap membutuhkan enbusen yang berbentuk garis lurus sebagaimana kita juga membutuhkan mereka melakukan gerakan ditempat.
2. Setelah telah terbentuk teknik yang benar maka teknik pelatihan kihon dapat kita masukan dalam enbusen Taikyoku Shodan ini.
3. Hampir semua teknik Kihon dapat dilatih dalam cara ini. Bahkan teknik pelatihan ini sangat membantu dalam membentuk perputaran pinggul dan dinamisasi gerak yang mereka miliki.
4. Di dojo saya menggabungkan gerak gedan barai sebagai dasar dan gerakan yang akan dilatih sebagai gerakan selanjutnya. Contohnya :
a. Gedan barai – chudan tsuki
b. Gedan barai - jodan tsuki
c. Gedan barai – maegeri
d. Gedan barai – mawashi geri
e. Dan sebagainya.
5. Khusus untuk gerakan Shuto Uke ataupun gerakan yang mempunyai bentuk kuda-kuda Kokutsu dachi lainnya, saya menggunakan sedikit perubahan menjadi serong 45 derajat karena menurut pemikiran saya lebih efektif dan efisien dalam melatih gerakannya.
6. Tidak perlu takut kalau nanti sewaktu ujian kyu anak-anak kita akan kebingungan karena materinya adalah maju dan mundur, karena begitu saya balikan lagi ke hitungan maju dan mundur dalam enbusen garis lurus malah mereka menjadi lebih stabil dan malah menjadi lebih mudah.
7. Menurut saya, untuk tingkatan sabuk Hijau ke atas sebaiknya pelatihan kihon dengan enbusen garis lurus cukup sewaktu pembentukan awal. Begitu mereka telah mengenal bentuk akan sangat baik pelatihan dilakukan dengan enbusen Taikyoku Shodan ini. Karena mereka akan benar-benar dihadapkan pada “medan pertarungan” yang sebenarnya. Mereka akan biasa “bertarung” dalam 4 penjuru angin dan menurut saya akan memudahkan dalam pertarungan yang sebenarnya.
Demikian sebagai wacana dan tukar pikiran. Mungkin ada masukan dari para yudansha dan senior-senior sekalian.
Salam karate,
Osh!
Syafri Andi Retman
Selama ini kita sangat akrab dengan teknik pelatihan Kihon menggunakan enbusen berbentuk garis lurus. Bahkan dalam ujian kenaikan tingkat KYU maupun DAN kita tetap menggunakan enbusen garis lurus. Dalam peraturan teknik yang dikeluarkan PB Lemkari-pun diterangkan bahwa dalam ujian kyu dilakukan gerakan kihon dengan enbusen garis lurus.
Sebagaimana tertulis jelas perintah yang digunakan adalah Maju 5 kali dan mundur 5 kali. Dan karena telah terprogram dalam materi ujian maka sebagai seorang pelatih di Dojo kita akan menjalankan program latihan tersebut. Masuknya materi teknik pelatihan tersebut tentu mempunyai dasar yang sangat kuat karena telah menjadi dasar teknik pelatihan Lemkari selama bertahun-tahun dan telah banyak karateka handal yang tercipta dari teknik pelatihan ini.
Namun mungkin hal berikut dapat dijadikan wacana ataupun sekedar tukar fikiran dengan para Yudansha sekalian terutama yang akan membuka Dojo-dojo baru dan mempunyai Inovatif dalam teknik melatih.
Taikyoku Shodan.
Perkenalan saya dengan istilah ini adalah ketika saya coba browsing tentang KATA yang dimiliki oleh aliran shotokan. Bertemulah saya dengan Taikyoku Shodan. Gerakan yang dimiliki Taikyoku Shodan sangatlah sederhana yaitu Gedan barai dan chudan tsuki dan tidak lebih dari 20 gerakan. Enbusennya sama dengan Heian Shodan. Dalam hati bertanya, sejak Juni 1988 belajar karate, kok saya baru ketemu sekarang yang namanya Taikyoku Shodan. Kenapa pelatih saya tidak pernah mengenal KATA seperti ini.
Pertanyaan ini saya bawa kepada anggota Dewan Guru Karate : apa sebenarnya Taikyoku Shodan itu. Dari Beliau secara lugas diterangkan bahwa Taikyoku Shodan diciptakan untuk dapat diajarkan sebelum kita melangkah mempelajari Kata Heian. Karena gerakannya sederhana dan gampang dipelajari oleh pemula sekalipun. Dan satu kalimat kunci yang diberikannya adalah Taikyoku Shodan gerakannya dapat diganti dengan gerakan kihon lain sesuai dengan keinginan kita. Apakah kita hendak melatih tsuki,geri ataupun uke. Kita dapat pakai enbusen-nya. Spontan saya tanya : berarti kita bisa melatih kihon dengan Taikyoku Shodan. Beliau tersenyum dan berkata Kenapa Tidak dan pasti kamu orang lupa pengertian KATA yang berulang-ulang saya sampaikan bahwa KATA adalah teknik berkelahi yang tidak berhubungan satu sama lain yang dirangkaikan oleh master penciptanya untuk dipakai sebagai sarana latihan.
Dalam KATA kita bisa berlatih : Teknik kihon, teknik pernafasan, penempatan power, irama pertarungan ataupun belajar konsentrasi. Dan semua itu dapat dipelajari secara terpisah satu demi satu ataupun digabung secara keseluruhan.
Saya telah dapat kalimat kuncinya. “Berarti melatih kihon tidak harus dengan gerakan maju 5 kali dan mundur 5 kali belaka” .
Saya coba cari terus tentang taikyoku shodan ini. Ternyata dari literature yang temui ternyata taikyoku shodan justru diciptakan oleh master Gichin Funakoshi. Dan tentu seorang Gichin Funakoshi menciptakan hal ini mempunyai pemikiran tentang teknik pelatihan yang modern dan tentu amat sayang jika lewatkan begitu saja sesuai dengan arti dari Taikyoku yaitu Langkah Awal atau penyebab pertama.
Melatih di Dojo.
Berdasarkan pemikiran ini saya mencoba menerapkan di Dojo saya. Dari pembelajaran Kihon di Dojo dengan metode Taikyoku Shodan ini saya mencatat beberapa poin.
1. Untuk pembentukan bentuk awal kita tetap membutuhkan enbusen yang berbentuk garis lurus sebagaimana kita juga membutuhkan mereka melakukan gerakan ditempat.
2. Setelah telah terbentuk teknik yang benar maka teknik pelatihan kihon dapat kita masukan dalam enbusen Taikyoku Shodan ini.
3. Hampir semua teknik Kihon dapat dilatih dalam cara ini. Bahkan teknik pelatihan ini sangat membantu dalam membentuk perputaran pinggul dan dinamisasi gerak yang mereka miliki.
4. Di dojo saya menggabungkan gerak gedan barai sebagai dasar dan gerakan yang akan dilatih sebagai gerakan selanjutnya. Contohnya :
a. Gedan barai – chudan tsuki
b. Gedan barai - jodan tsuki
c. Gedan barai – maegeri
d. Gedan barai – mawashi geri
e. Dan sebagainya.
5. Khusus untuk gerakan Shuto Uke ataupun gerakan yang mempunyai bentuk kuda-kuda Kokutsu dachi lainnya, saya menggunakan sedikit perubahan menjadi serong 45 derajat karena menurut pemikiran saya lebih efektif dan efisien dalam melatih gerakannya.
6. Tidak perlu takut kalau nanti sewaktu ujian kyu anak-anak kita akan kebingungan karena materinya adalah maju dan mundur, karena begitu saya balikan lagi ke hitungan maju dan mundur dalam enbusen garis lurus malah mereka menjadi lebih stabil dan malah menjadi lebih mudah.
7. Menurut saya, untuk tingkatan sabuk Hijau ke atas sebaiknya pelatihan kihon dengan enbusen garis lurus cukup sewaktu pembentukan awal. Begitu mereka telah mengenal bentuk akan sangat baik pelatihan dilakukan dengan enbusen Taikyoku Shodan ini. Karena mereka akan benar-benar dihadapkan pada “medan pertarungan” yang sebenarnya. Mereka akan biasa “bertarung” dalam 4 penjuru angin dan menurut saya akan memudahkan dalam pertarungan yang sebenarnya.
Demikian sebagai wacana dan tukar pikiran. Mungkin ada masukan dari para yudansha dan senior-senior sekalian.
Salam karate,
Osh!
Syafri Andi Retman
Minggu, 17 Oktober 2010
OLAHRAGA BELADIRI DAN SENI BELADIRI SEHARUSNYA SALING MENUNJANG
Oleh: Syafrika Oktaviana (P-17-301)
Seni beladiri adalah satu bentuk yang diciptakan atau tercipta untuk memaksimalkan potensi yang ada pada manusia, untuk mempertahankan diri, untuk melindungi diri terhadap serangan secara fisikal pada eksistensi manusia itu sendiri, dengan kata lain seni beladiri adalah sesuatu yang pasif, bukan sesuatu yang aktif.
Dalam kenyataannya sifat manusia yang punya ego mungkin bisa menempatkan Seni Beladiri menjadi bergeser. Perebutan kekuasaan, keserakahan, ketamakan dan segala sifat buruk manusia pada akhirnya bisa menjadi kalimat aktif, tentunya dipakai kata yang lain untuk mewakilinyah dan itu berubah menjadi "Ilmu Berkelahi", Tanpa aturan, taktik dan strategi dll dimana menempatkan "Ilmu Berkelahi" menjadi sesuatu yang "lethal", sangat mematikan dan membunuh.
Hukum, kebudayaan, kemasyarakatan yang semakin santun menempatkan "Ilmu Berkelahi" kembali menjadi "Seni Beladiri", Hal yang brutal, bersifat menghancurkan "diubah" menjadi sesuatu yang beradab. perkembangan jaman pun menuntut satu bentuk lain dari "Seni Beladiri" menjadi "Olahraga Beladiri", kalau pada awal2nya dua orang yang bertemu dan menciptakan satu kesepakatan untuk "pembuktian" ya otomatis teken "kontrak mati", tapi itu semua jadi berubah, menjadi "pertandingan"
Beladiri sebagai Pertandingan itu adalah sarana latihan, praktek beberapa jurus, kecerdikan, kekuatan, kecepatan dan banyak lagi. Pertandingan beladiri ini adalah permainan, the game... seperti playstation, skateboard, sepakbola, dll.
Hal paling penting yang didapat adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, kita tau bagaimana caranya memukul, mengunci, menbanting dll. sebaliknya kita juga jadi tahu rasanya dipukul ditendang dan dibanting sekeras-kerasnya. dalam hal ini adalah sesuai dg prinsip beladiri sendiri semakin banyak beladiri diasah dipraktekkan hasilnya adalah menjadi semakin baik.
Dg adanya even2 pertandingan yang merupakan permainan resmi di antara para praktisi beladiri disana juga merupakan ajang yang tepat untuk mencari kawan2 baru, berkenalan, bersilaturahmi.... baik diantara kawan seperguruan maupun dengan kawan dari perguruan lain.
Disamping hal utama tersebut disini kita bisa memberi dan bisa untuk mengharumkan kelompok komunitas, kedaerahan, bahkan mengharumkan nama bangsa dan negara. bahkan.... ini yang keren, anda bisa membuat uang disana! Ada juga bonus yang dijanjikan dalam Prestasi Olahraga oleh negara.
Kenyataan yang ada dalam masyarakat, ada yang mengagungkan Olahraga Beladiri, tetapi ga jarang juga yang memojokkan Olahraga Beladiri menjadi sesuatu yang tidak ada apa2nya dan tumpul, dikatagorikan sebagai "level rendah". Semua marilah kita kembalikan pada cara pandang masing2 individu.
Ada kalimat bijak, "Orang yang menang perkelahian tanpa melukai lawan adalah ahli", ini mengajak kita semua utuk mengembalikan posisi "Seni Beladiri" secara utuh dimana hal yang terikat pada aturan, harusnya menjadi sesuatu yang "mempunyai tingkatan lebih" dari sesuatu yang tanpa aturan.
Begitu banyak maksud dan tujuan orang berlatih beladiri, Sebagian beladiri mengkhususkan pada pertarungan secara militer, untuk pertarungan jalanan. Sebagian lagi lebih bertujuan pada olahraga yang dipertandingkan, baik itu dalam performa bentuk2 peragaan jurus atau dalam beladiri jepang lebih dikenal dg sebutan "kata", atau dalam bentuk pertarungan persahabatan baik yang full contact dan non contact, itupun masih terbagi dalam bentuk ground fighting dan secara stand-up. Sebagian lagi lebih menekankan pada bidang tenaga dalam atau chi. Dimana ada sebagian lagi yang lebih menekankan pada seni tradisional yang sarat akan kemurnian teknik2 asli yang sarat akan etika dan disiplin. Sebagian lagi mempelajari cara-cara dan teknik memakai senjata dan lain-lain.
Beladiri Sebagai Olahraga yang Dipertandingkan? Itu adalah salah satu salah satu aspek dalam Seni Beladiri. (dari berbagai sumber)
Seni beladiri adalah satu bentuk yang diciptakan atau tercipta untuk memaksimalkan potensi yang ada pada manusia, untuk mempertahankan diri, untuk melindungi diri terhadap serangan secara fisikal pada eksistensi manusia itu sendiri, dengan kata lain seni beladiri adalah sesuatu yang pasif, bukan sesuatu yang aktif.
Dalam kenyataannya sifat manusia yang punya ego mungkin bisa menempatkan Seni Beladiri menjadi bergeser. Perebutan kekuasaan, keserakahan, ketamakan dan segala sifat buruk manusia pada akhirnya bisa menjadi kalimat aktif, tentunya dipakai kata yang lain untuk mewakilinyah dan itu berubah menjadi "Ilmu Berkelahi", Tanpa aturan, taktik dan strategi dll dimana menempatkan "Ilmu Berkelahi" menjadi sesuatu yang "lethal", sangat mematikan dan membunuh.
Hukum, kebudayaan, kemasyarakatan yang semakin santun menempatkan "Ilmu Berkelahi" kembali menjadi "Seni Beladiri", Hal yang brutal, bersifat menghancurkan "diubah" menjadi sesuatu yang beradab. perkembangan jaman pun menuntut satu bentuk lain dari "Seni Beladiri" menjadi "Olahraga Beladiri", kalau pada awal2nya dua orang yang bertemu dan menciptakan satu kesepakatan untuk "pembuktian" ya otomatis teken "kontrak mati", tapi itu semua jadi berubah, menjadi "pertandingan"
Beladiri sebagai Pertandingan itu adalah sarana latihan, praktek beberapa jurus, kecerdikan, kekuatan, kecepatan dan banyak lagi. Pertandingan beladiri ini adalah permainan, the game... seperti playstation, skateboard, sepakbola, dll.
Hal paling penting yang didapat adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, kita tau bagaimana caranya memukul, mengunci, menbanting dll. sebaliknya kita juga jadi tahu rasanya dipukul ditendang dan dibanting sekeras-kerasnya. dalam hal ini adalah sesuai dg prinsip beladiri sendiri semakin banyak beladiri diasah dipraktekkan hasilnya adalah menjadi semakin baik.
Dg adanya even2 pertandingan yang merupakan permainan resmi di antara para praktisi beladiri disana juga merupakan ajang yang tepat untuk mencari kawan2 baru, berkenalan, bersilaturahmi.... baik diantara kawan seperguruan maupun dengan kawan dari perguruan lain.
Disamping hal utama tersebut disini kita bisa memberi dan bisa untuk mengharumkan kelompok komunitas, kedaerahan, bahkan mengharumkan nama bangsa dan negara. bahkan.... ini yang keren, anda bisa membuat uang disana! Ada juga bonus yang dijanjikan dalam Prestasi Olahraga oleh negara.
Kenyataan yang ada dalam masyarakat, ada yang mengagungkan Olahraga Beladiri, tetapi ga jarang juga yang memojokkan Olahraga Beladiri menjadi sesuatu yang tidak ada apa2nya dan tumpul, dikatagorikan sebagai "level rendah". Semua marilah kita kembalikan pada cara pandang masing2 individu.
Ada kalimat bijak, "Orang yang menang perkelahian tanpa melukai lawan adalah ahli", ini mengajak kita semua utuk mengembalikan posisi "Seni Beladiri" secara utuh dimana hal yang terikat pada aturan, harusnya menjadi sesuatu yang "mempunyai tingkatan lebih" dari sesuatu yang tanpa aturan.
Begitu banyak maksud dan tujuan orang berlatih beladiri, Sebagian beladiri mengkhususkan pada pertarungan secara militer, untuk pertarungan jalanan. Sebagian lagi lebih bertujuan pada olahraga yang dipertandingkan, baik itu dalam performa bentuk2 peragaan jurus atau dalam beladiri jepang lebih dikenal dg sebutan "kata", atau dalam bentuk pertarungan persahabatan baik yang full contact dan non contact, itupun masih terbagi dalam bentuk ground fighting dan secara stand-up. Sebagian lagi lebih menekankan pada bidang tenaga dalam atau chi. Dimana ada sebagian lagi yang lebih menekankan pada seni tradisional yang sarat akan kemurnian teknik2 asli yang sarat akan etika dan disiplin. Sebagian lagi mempelajari cara-cara dan teknik memakai senjata dan lain-lain.
Beladiri Sebagai Olahraga yang Dipertandingkan? Itu adalah salah satu salah satu aspek dalam Seni Beladiri. (dari berbagai sumber)
OLAHRAGA BELADIRI DAN SENI BELADIRI SEHARUSNYA SALING MENUNJANG #2
OLAHRAGA BELADIRI DAN SENI BELADIRI SEHARUSNYA SALING MENUNJANG #2
Manusia yang mau maju tentunya tidak akan cepat berpuas diri, tapi punya visi kedepan, tahapan yang harus dilalui dan cita2 luhur, apalagi kalau melihat sejarah tokoh2 panutan, untuk itulah semangat mengejar sesuatu yang tinggi itu perlu, bila tidak ada hitam tentu orang tidak akan kenal putih, bila tidak ada siang tentunya orang tidak akan kenal malam, itu adalah pembandingan yang ekstrem, tapi tidak seperti demikian yang akan kita bahas disini, kalau demikian apa bedanya dengan orang yang hanya tau hitam dan putih saja, disini kita membicarakan tahapan dalam MA yang harus dilalui seperti kata bijak: "Kalau mo jadi ahli ya seenggaknya lewatin level gak tahu, tahu, paham, ngerti, bisa, terampil, mahir, ahli, sampai cinta setengah mati..."
Ilmu berkelahi adalah satu hal yang masih "rare", sadis yaitu cara pembelaan diri manusia secara fisik sajah tanpa aturan, segala sesuatu halal, apalagi yang kotor, curang dan licik, semakin brutal semakin bagus, kalau dibuat dalam bentuk jamak dan melibatkan orang banyak jadi "Seni Perang", apapun dilakukan dg teknologi persenjataan dll. Karena dilakuan oleh masyarakat yang bervariasi dan berbeda2 dengan kebudayaan dan seni masing2 maka boleh dibilang Aspek Seni dan Budaya, Satu tingkat lebih tinggi lagi adalah memasukkan unsur Spiritual dan Filosofi, nah ini juga membatasi keadaan manusia, bukan karena terpaksa karena aturan orang kedua dg perjanian dll atau yang sudah dibuat oleh pihak ketiga, tapi karena kesadaran akan sesuatu Yang Lebih Tinggi, disini yang membatasi adalah secara kesadaran akan diri sendiri.
Perkembangannya adalah “Olahraga Beladiri”, pengen sehat-pun bisa berlatih berladiri, didalamnya ada satu tiruan pertarungan sebenarnya yang disebut “pertandingan”, ini satu bentukan yang diatur oleh perjanjian yang melibatkan pihak kedua dan pihak ketiga, keselamatan menjadi sangat penting, walaupun toh ada ajah yang masih namanya kecelakaan sampe meninggal dunia, sportifitas, ini yang disebut sebagai Seni Beladiri.
Pendekatan yang berbeda:
Pemikiran lain dari “Olahraga Beladiri” adalah karena adanya aturan yang sudah dibuat, oleh sebab itu ga ada salahnyah bila yang diatur tadi justru yang dimatangkan dan mendapat perhatian yang lebih, sehingga sebenarnyah Olahraga Beladiri bisa sajah menjadi satu bentuk yang lepas jika begitu banyak hal dari Seni Beladiri secara utuh yang dianggap berbahaya di buang dan dianggap tidak perlu diajarkan. Ini memang satu hal yang wajar dan tidak bisa disalahkan, karena keberadaannya sesuai dg perkembangan jaman.
Apa yang menjadi keharusan inti Seni Beladiri itu sendiri, tentunya yang menjadi landasan adalah sesuatu yang sudah dipikirkan oleh para pendahulu kita, kalau disimak dalam Pencak Silat ada 4 Aspek "Olahraga-Kesehatan, Beladiri, Seni Budaya, dan Spiritual dan Filosofi." Harapannya adalah semuanya bisa berjalan saling menunjang. (HC)
Manusia yang mau maju tentunya tidak akan cepat berpuas diri, tapi punya visi kedepan, tahapan yang harus dilalui dan cita2 luhur, apalagi kalau melihat sejarah tokoh2 panutan, untuk itulah semangat mengejar sesuatu yang tinggi itu perlu, bila tidak ada hitam tentu orang tidak akan kenal putih, bila tidak ada siang tentunya orang tidak akan kenal malam, itu adalah pembandingan yang ekstrem, tapi tidak seperti demikian yang akan kita bahas disini, kalau demikian apa bedanya dengan orang yang hanya tau hitam dan putih saja, disini kita membicarakan tahapan dalam MA yang harus dilalui seperti kata bijak: "Kalau mo jadi ahli ya seenggaknya lewatin level gak tahu, tahu, paham, ngerti, bisa, terampil, mahir, ahli, sampai cinta setengah mati..."
Ilmu berkelahi adalah satu hal yang masih "rare", sadis yaitu cara pembelaan diri manusia secara fisik sajah tanpa aturan, segala sesuatu halal, apalagi yang kotor, curang dan licik, semakin brutal semakin bagus, kalau dibuat dalam bentuk jamak dan melibatkan orang banyak jadi "Seni Perang", apapun dilakukan dg teknologi persenjataan dll. Karena dilakuan oleh masyarakat yang bervariasi dan berbeda2 dengan kebudayaan dan seni masing2 maka boleh dibilang Aspek Seni dan Budaya, Satu tingkat lebih tinggi lagi adalah memasukkan unsur Spiritual dan Filosofi, nah ini juga membatasi keadaan manusia, bukan karena terpaksa karena aturan orang kedua dg perjanian dll atau yang sudah dibuat oleh pihak ketiga, tapi karena kesadaran akan sesuatu Yang Lebih Tinggi, disini yang membatasi adalah secara kesadaran akan diri sendiri.
Perkembangannya adalah “Olahraga Beladiri”, pengen sehat-pun bisa berlatih berladiri, didalamnya ada satu tiruan pertarungan sebenarnya yang disebut “pertandingan”, ini satu bentukan yang diatur oleh perjanjian yang melibatkan pihak kedua dan pihak ketiga, keselamatan menjadi sangat penting, walaupun toh ada ajah yang masih namanya kecelakaan sampe meninggal dunia, sportifitas, ini yang disebut sebagai Seni Beladiri.
Pendekatan yang berbeda:
Pemikiran lain dari “Olahraga Beladiri” adalah karena adanya aturan yang sudah dibuat, oleh sebab itu ga ada salahnyah bila yang diatur tadi justru yang dimatangkan dan mendapat perhatian yang lebih, sehingga sebenarnyah Olahraga Beladiri bisa sajah menjadi satu bentuk yang lepas jika begitu banyak hal dari Seni Beladiri secara utuh yang dianggap berbahaya di buang dan dianggap tidak perlu diajarkan. Ini memang satu hal yang wajar dan tidak bisa disalahkan, karena keberadaannya sesuai dg perkembangan jaman.
Apa yang menjadi keharusan inti Seni Beladiri itu sendiri, tentunya yang menjadi landasan adalah sesuatu yang sudah dipikirkan oleh para pendahulu kita, kalau disimak dalam Pencak Silat ada 4 Aspek "Olahraga-Kesehatan, Beladiri, Seni Budaya, dan Spiritual dan Filosofi." Harapannya adalah semuanya bisa berjalan saling menunjang. (HC)
OLAHRAGA BELADIRI DAN SENI BELADIRI SEHARUSNYA SALING MENUNJANG #1
OLAHRAGA BELADIRI DAN SENI BELADIRI SEHARUSNYA SALING MENUNJANG #1
Seni beladiri adalah satu bentuk yang diciptakan atau tercipta untuk memaksimalkan potensi yang ada pada manusia, untuk mempertahankan diri, untuk melindungi diri terhadap serangan secara fisikal pada eksistensi manusia itu sendiri, dengan kata lain seni beladiri adalah sesuatu yang pasif, bukan sesuatu yang aktif.
(HC) Dalam kenyataannya sifat manusia yang punya ego mungkin bisa menempatkan Seni Beladiri menjadi bergeser. Perebutan kekuasaan, keserakahan, ketamakan dan segala sifat buruk manusia pada akhirnya bisa menjadi kalimat aktif, tentunya dipakai kata yang lain untuk mewakilinyah dan itu berubah menjadi "Ilmu Berkelahi", Tanpa aturan, taktik dan strategi dll dimana menempatkan "Ilmu Berkelahi" menjadi sesuatu yang "lethal", sangat mematikan dan membunuh.
Hukum, kebudayaan, kemasyarakatan yang semakin santun menempatkan "Ilmu Berkelahi" kembali menjadi "Seni Beladiri", Hal yang brutal, bersifat menghancurkan "diubah" menjadi sesuatu yang beradab. perkembangan jaman pun menuntut satu bentuk lain dari "Seni Beladiri" menjadi "Olahraga Beladiri", kalau pada awal2nya dua orang yang bertemu dan menciptakan satu kesepakatan untuk "pembuktian" ya otomatis teken "kontrak mati", tapi itu semua jadi berubah, menjadi "pertandingan"
Beladiri sebagai Pertandingan itu adalah sarana latihan, praktek beberapa jurus, kecerdikan, kekuatan, kecepatan dan banyak lagi. Pertandingan beladiri ini adalah permainan, the game... seperti playstation, skateboard, sepakbola, dll.
Hal paling penting yang didapat adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, kita tau bagaimana caranya memukul, mengunci, menbanting dll. sebaliknya kita juga jadi tahu rasanya dipukul ditendang dan dibanting sekeras-kerasnya. dalam hal ini adalah sesuai dg prinsip beladiri sendiri semakin banyak beladiri diasah dipraktekkan hasilnya adalah menjadi semakin baik.
Dg adanya even2 pertandingan yang merupakan permainan resmi di antara para praktisi beladiri disana juga merupakan ajang yang tepat untuk mencari kawan2 baru, berkenalan, bersilaturahmi.... baik diantara kawan seperguruan maupun dengan kawan dari perguruan lain.
Disamping hal utama tersebut disini kita bisa memberi dan bisa untuk mengharumkan kelompok komunitas, kedaerahan, bahkan mengharumkan nama bangsa dan negara. bahkan.... ini yang keren, anda bisa membuat uang disana! Ada juga bonus yang dijanjikan dalam Prestasi Olahraga oleh negara.
Kenyataan yang ada dalam masyarakat, ada yang mengagungkan Olahraga Beladiri, tetapi ga jarang juga yang memojokkan Olahraga Beladiri menjadi sesuatu yang tidak ada apa2nya dan tumpul, dikatagorikan sebagai "level rendah". Semua marilah kita kembalikan pada cara pandang masing2 individu.
Ada kalimat bijak, "Orang yang menang perkelahian tanpa melukai lawan adalah ahli", ini mengajak kita semua utuk mengembalikan posisi "Seni Beladiri" secara utuh dimana hal yang terikat pada aturan, harusnya menjadi sesuatu yang "mempunyai tingkatan lebih" dari sesuatu yang tanpa aturan.
Begitu banyak maksud dan tujuan orang berlatih beladiri, Sebagian beladiri mengkhususkan pada pertarungan secara militer, untuk pertarungan jalanan. Sebagian lagi lebih bertujuan pada olahraga yang dipertandingkan, baik itu dalam performa bentuk2 peragaan jurus atau dalam beladiri jepang lebih dikenal dg sebutan "kata", atau dalam bentuk pertarungan persahabatan baik yang full contact dan non contact, itupun masih terbagi dalam bentuk ground fighting dan secara stand-up. Sebagian lagi lebih menekankan pada bidang tenaga dalam atau chi. Dimana ada sebagian lagi yang lebih menekankan pada seni tradisional yang sarat akan kemurnian teknik2 asli yang sarat akan etika dan disiplin. Sebagian lagi mempelajari cara-cara dan teknik memakai senjata dan lain-lain.
Beladiri Sebagai Olahraga yang Dipertandingkan? Itu adalah salah satu salah satu aspek dalam Seni Beladiri.
Seni beladiri adalah satu bentuk yang diciptakan atau tercipta untuk memaksimalkan potensi yang ada pada manusia, untuk mempertahankan diri, untuk melindungi diri terhadap serangan secara fisikal pada eksistensi manusia itu sendiri, dengan kata lain seni beladiri adalah sesuatu yang pasif, bukan sesuatu yang aktif.
(HC) Dalam kenyataannya sifat manusia yang punya ego mungkin bisa menempatkan Seni Beladiri menjadi bergeser. Perebutan kekuasaan, keserakahan, ketamakan dan segala sifat buruk manusia pada akhirnya bisa menjadi kalimat aktif, tentunya dipakai kata yang lain untuk mewakilinyah dan itu berubah menjadi "Ilmu Berkelahi", Tanpa aturan, taktik dan strategi dll dimana menempatkan "Ilmu Berkelahi" menjadi sesuatu yang "lethal", sangat mematikan dan membunuh.
Hukum, kebudayaan, kemasyarakatan yang semakin santun menempatkan "Ilmu Berkelahi" kembali menjadi "Seni Beladiri", Hal yang brutal, bersifat menghancurkan "diubah" menjadi sesuatu yang beradab. perkembangan jaman pun menuntut satu bentuk lain dari "Seni Beladiri" menjadi "Olahraga Beladiri", kalau pada awal2nya dua orang yang bertemu dan menciptakan satu kesepakatan untuk "pembuktian" ya otomatis teken "kontrak mati", tapi itu semua jadi berubah, menjadi "pertandingan"
Beladiri sebagai Pertandingan itu adalah sarana latihan, praktek beberapa jurus, kecerdikan, kekuatan, kecepatan dan banyak lagi. Pertandingan beladiri ini adalah permainan, the game... seperti playstation, skateboard, sepakbola, dll.
Hal paling penting yang didapat adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, kita tau bagaimana caranya memukul, mengunci, menbanting dll. sebaliknya kita juga jadi tahu rasanya dipukul ditendang dan dibanting sekeras-kerasnya. dalam hal ini adalah sesuai dg prinsip beladiri sendiri semakin banyak beladiri diasah dipraktekkan hasilnya adalah menjadi semakin baik.
Dg adanya even2 pertandingan yang merupakan permainan resmi di antara para praktisi beladiri disana juga merupakan ajang yang tepat untuk mencari kawan2 baru, berkenalan, bersilaturahmi.... baik diantara kawan seperguruan maupun dengan kawan dari perguruan lain.
Disamping hal utama tersebut disini kita bisa memberi dan bisa untuk mengharumkan kelompok komunitas, kedaerahan, bahkan mengharumkan nama bangsa dan negara. bahkan.... ini yang keren, anda bisa membuat uang disana! Ada juga bonus yang dijanjikan dalam Prestasi Olahraga oleh negara.
Kenyataan yang ada dalam masyarakat, ada yang mengagungkan Olahraga Beladiri, tetapi ga jarang juga yang memojokkan Olahraga Beladiri menjadi sesuatu yang tidak ada apa2nya dan tumpul, dikatagorikan sebagai "level rendah". Semua marilah kita kembalikan pada cara pandang masing2 individu.
Ada kalimat bijak, "Orang yang menang perkelahian tanpa melukai lawan adalah ahli", ini mengajak kita semua utuk mengembalikan posisi "Seni Beladiri" secara utuh dimana hal yang terikat pada aturan, harusnya menjadi sesuatu yang "mempunyai tingkatan lebih" dari sesuatu yang tanpa aturan.
Begitu banyak maksud dan tujuan orang berlatih beladiri, Sebagian beladiri mengkhususkan pada pertarungan secara militer, untuk pertarungan jalanan. Sebagian lagi lebih bertujuan pada olahraga yang dipertandingkan, baik itu dalam performa bentuk2 peragaan jurus atau dalam beladiri jepang lebih dikenal dg sebutan "kata", atau dalam bentuk pertarungan persahabatan baik yang full contact dan non contact, itupun masih terbagi dalam bentuk ground fighting dan secara stand-up. Sebagian lagi lebih menekankan pada bidang tenaga dalam atau chi. Dimana ada sebagian lagi yang lebih menekankan pada seni tradisional yang sarat akan kemurnian teknik2 asli yang sarat akan etika dan disiplin. Sebagian lagi mempelajari cara-cara dan teknik memakai senjata dan lain-lain.
Beladiri Sebagai Olahraga yang Dipertandingkan? Itu adalah salah satu salah satu aspek dalam Seni Beladiri.
Rabu, 01 September 2010
Kemenpora Dukung Pembuatan Perda Olahraga
Padang, (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) mendukung adanya ide untuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang keolahragaan sehingga ada jaminan dalam pembinaan olahraga di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Wacana pentingnya pembuatan Perda Olahraga muncul dalam Dialog
Dialog dengan Pembicara Deputi V Bidang Pembinaan Prestasi dan Iptek Olahraga Kemenpora, Tunas Dwi Darto yang dihadiri anggota PWI kabupaten/kota, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) se-Sumbar dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-provinsi itu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Misran kesempatan itu, menyampaikan pembuatan Perda tentang Olahraga sangat mendesak, guna pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga dari semua pihak lebih jelas.
Menurut dia, kalau tidak ada sandaran hukum dalam pembinaan olahraga di daerah, tetap saja tak akan konsisten dalam implementasinya.
Misran menyontohkan, sudah memasuki yang ke 11 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar, sering bertengkar dalam penetapan cabang-cabang yang dikompetisikan.
Kondisi itu, terjadi karena tidak ada landasan hukum yang dijadikan acuan dalam penentuan cabang-cabang yang akan dipertandingkan sehingga mengkuti kemauan masing-masing cabang Olahraga yang ada.
Sebaliknya, kata Misran, kalau sudah ada Perda, jelas tidak akan pertentangan dalam penetapan cabang-cabang yang akan diperlagakan.
Deputi V Kemenpora, Tunas Dwi Darto menyatakan, gagasan dalam pembuatan Perda Olahraga merupakan inisiatif yang bagus, tapi tentunya tergantung pengambil kebijakan (eksekutif dan legislatif).
Jadi, kalau Perda Olahraga sudah ada, jelas memperkuat komitmen dalam pembinaan cabang-cabang Olahraga di daerah.
Sama halnya, kata Tunas, di tingkat nasional ada Undang-undang Keolahragaan, tentu akan lebih baik kalau sudah ditindaklanjuti dalam bentuk Perda di daerah.
Untuk Perda Olahraga sampai sekarang belum ada pada provinsi di Indonesia. Tapi, untuk sekolah olahraga di Kalimantan Timur sudah ada Ranperdanya,' jelas Deputi V kepada Daerah.
Tujuan adanya Perda sekolah olahraga untuk menjamin pembinaan olahraga secara terencana, berkesinambungan dan penataan sistem supaya berjalan dengan baik.
Terkait, kalau sudah ada Perda, orang tidak bisa lagi keluar dari ketentuan yang dibuat, kalau tidak dijalankan berarti melanggar.
Jadi, katanya, mesti ada konsekwensi sanksinya bagi yang melanggar, baik sanksi administratif maupun bentuk lain yang diatur dalam Perda.
Menurut Tunas, dampak positif dengan adanya Perda Olahraga pada satu daerah cukup banyak, di antaranya olahraga akan terjamin keberlanjutanya untuk pempeminaan olahraga prestasi, olahraga rekreasi maupun olahraga pendidikan.
Kalau budaya olahraga masyarakatnya sudah bagus, karena olahraga mengajar sportifitas, kedisiplinan dan taat pada kompetisi serta aturan, maka tidak perlu teriak-teriak.
Terkait, sudah ada satu contoh yang nyata, satu teladan sehingga anak-anak muda tak akan berkelahi karena waktu luangnya sudah diisi dengan olahraga.
Kalau ada anak-anak yang ingin berkelahi, mereka bisa masuk cabang olahraga bela diri karena ada ajangnya secara resmi,' ujarnya.
Kesempatan itu, Kepala Bidang Organisasi PWI Sumbar yang bertindak sebagai moderator dialog, Zulnadi berpandangan, ide pembentukan Perda Olahraga sangat bagus.
Namun, tentunya perlu dilakukan seminar sehari dengan melibatkan semua unsur 'stakeholder' keolahragaan sehingga bisa akan banyak masukan.
Kalau sudah melalui proses kajian atau lokakarya, tentu rencana pembuatan Perda olahraga bisa mendapatkan dukungan dari eksekutif dan legislatif,' katanya. (antara-sumbar.com)
Dialog dengan Pembicara Deputi V Bidang Pembinaan Prestasi dan Iptek Olahraga Kemenpora, Tunas Dwi Darto yang dihadiri anggota PWI kabupaten/kota, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) se-Sumbar dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-provinsi itu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Misran kesempatan itu, menyampaikan pembuatan Perda tentang Olahraga sangat mendesak, guna pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga dari semua pihak lebih jelas.
Menurut dia, kalau tidak ada sandaran hukum dalam pembinaan olahraga di daerah, tetap saja tak akan konsisten dalam implementasinya.
Misran menyontohkan, sudah memasuki yang ke 11 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar, sering bertengkar dalam penetapan cabang-cabang yang dikompetisikan.
Kondisi itu, terjadi karena tidak ada landasan hukum yang dijadikan acuan dalam penentuan cabang-cabang yang akan dipertandingkan sehingga mengkuti kemauan masing-masing cabang Olahraga yang ada.
Sebaliknya, kata Misran, kalau sudah ada Perda, jelas tidak akan pertentangan dalam penetapan cabang-cabang yang akan diperlagakan.
Deputi V Kemenpora, Tunas Dwi Darto menyatakan, gagasan dalam pembuatan Perda Olahraga merupakan inisiatif yang bagus, tapi tentunya tergantung pengambil kebijakan (eksekutif dan legislatif).
Jadi, kalau Perda Olahraga sudah ada, jelas memperkuat komitmen dalam pembinaan cabang-cabang Olahraga di daerah.
Sama halnya, kata Tunas, di tingkat nasional ada Undang-undang Keolahragaan, tentu akan lebih baik kalau sudah ditindaklanjuti dalam bentuk Perda di daerah.
Untuk Perda Olahraga sampai sekarang belum ada pada provinsi di Indonesia. Tapi, untuk sekolah olahraga di Kalimantan Timur sudah ada Ranperdanya,' jelas Deputi V kepada Daerah.
Tujuan adanya Perda sekolah olahraga untuk menjamin pembinaan olahraga secara terencana, berkesinambungan dan penataan sistem supaya berjalan dengan baik.
Terkait, kalau sudah ada Perda, orang tidak bisa lagi keluar dari ketentuan yang dibuat, kalau tidak dijalankan berarti melanggar.
Jadi, katanya, mesti ada konsekwensi sanksinya bagi yang melanggar, baik sanksi administratif maupun bentuk lain yang diatur dalam Perda.
Menurut Tunas, dampak positif dengan adanya Perda Olahraga pada satu daerah cukup banyak, di antaranya olahraga akan terjamin keberlanjutanya untuk pempeminaan olahraga prestasi, olahraga rekreasi maupun olahraga pendidikan.
Kalau budaya olahraga masyarakatnya sudah bagus, karena olahraga mengajar sportifitas, kedisiplinan dan taat pada kompetisi serta aturan, maka tidak perlu teriak-teriak.
Terkait, sudah ada satu contoh yang nyata, satu teladan sehingga anak-anak muda tak akan berkelahi karena waktu luangnya sudah diisi dengan olahraga.
Kalau ada anak-anak yang ingin berkelahi, mereka bisa masuk cabang olahraga bela diri karena ada ajangnya secara resmi,' ujarnya.
Kesempatan itu, Kepala Bidang Organisasi PWI Sumbar yang bertindak sebagai moderator dialog, Zulnadi berpandangan, ide pembentukan Perda Olahraga sangat bagus.
Namun, tentunya perlu dilakukan seminar sehari dengan melibatkan semua unsur 'stakeholder' keolahragaan sehingga bisa akan banyak masukan.
Kalau sudah melalui proses kajian atau lokakarya, tentu rencana pembuatan Perda olahraga bisa mendapatkan dukungan dari eksekutif dan legislatif,' katanya. (antara-sumbar.com)
Selasa, 31 Agustus 2010
Misteri Ka'bah Menggegerkan NASA
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
"Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam"
sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4191113

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
"Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam"
sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4191113
Sabtu, 03 Juli 2010
Beladiri Sebagai Pembangun Karakter
by :Afandi Chandra/p'e (PSTD Indonesia)
salah satu filosofi yg berpengaruh dari Silek Minangkabau adalah
tau garak jo garik...
Tau garak jo garik
Tau bayang kato sampai
Tau rantiang nan ka mancucuak
Tau batu nan ka manaruang
Alun takilek lah takalam
(seorang pandeka tidak boleh bersifat terburu nafsu, pendorong dan memakai ilmu katak; bila teringat langsung melompat….cara duduk, berdiri melangkah ataupun melenggang, menggerakkan bagian tubuh dan lain sebagainya selalu diiringi dengan kewaspadaan yang tinggi…..tidak saja hemat dengan gerak, akan tetapi juga hemat dengan kata-kata dan tutur bahasa, merasa takut akan menyinggung perasaan orang lain dan peka terhadap segala sesuatu yang akan terjadi.…)
Itulah ungkapan falsafah dari ajaran Pencak Silat Minang, Pencak silat yang lebih dikenal dengan istilah silat atau Silek sangat erat hubungannya dengan sejarah dan adat istiadat Minang Kabau di Sumatera Barat. masyarakat Minang yang berpedoman kepada adat basandi syarak, syarak basandi Khitabullah, dimana masyarakat minang benar-benar memegang teguh dan menjunjung tinggi adat istiadat berdasarkan agama yakni agama Islam. Dan ajaran Silat membentuk karakter masyarakat untuk mematuhi ajaran adat dan Agama tersebut karena Silek bagi orang minang merupakan ajaran yang sejalan dengan adat dan agama.
Silat minangkabau adalah salah satu kebudayaan khas yang diwariskan oleh nenek moyang orang minang kabau sejak zaman dulu. Dilihat dari asal-usulnya, aliran pencak silat minang berasal dari pusat kerajaan Minangkabau di Pagaruyung. Ajaran pencak silat yang berpedoman kepada Alam Takambang Jadi Guru (belajar dari pengalaman akan tantangan alam) sehingga membentu karakter ciri khas aliran-aliran pencak silat yang terdapat diminang, hal ini terlihat dari ciri permainan silat yang terdapat pada Luhak nan tigo, yaitu Luhak Tanah Datar, Luhak Agam, Luhak Lima Puluh Kota yang pada saat itu menjadi wilayah kekuasan Pagaruyung. Masing-masing aliran menyesuaikan gerakan dan keunikan alirannya berdasarkan ciri dari daerah yang mereka tempati. Seperti adanya aliran yang meniru gerakan dari binatang harimau, burung, buaya atupun ular. Disamping itu terdapat perbedaan antara daerah darek dan daerah pasisia, dimana daerah Darek (darat) memiliki tipe kuda-kuda rendah dari pada aliran yang ada di Pasisia (pesisir) sebab mereka tinggal didaerah perbukitan sedangkan daerah pasisie relatif berpasir yang umumnya ciri-ciri kuda-kudanya rendah dan kokoh.
Adapun aliran silat minang tersebut diantaranya: silat tuo, kumango, starlak, lintau, pauh, sungai patai, harimau campo, buayo, silek gadang, luncua, silek lamo, gunung paninjau, paninjauan jantan dan paninjauan batino, pusako, sakato, baringin, palito, sunua,dll
Silat merupakan sarana pembentukan generasi muda diminangkabau, dimana pada dahulunya silat minang diajari dirumah ataupun disurau atau langgar. Biasanya latihanya dilakukan dimalam hari setelah pengajian ditambah lagi pada zaman dulu para pemuda tersebut tinggal disurau ataupun musahala dikampungnya. Dan hal ini memudahkan pengembangan silat diranah minang dan dan setelah pengajian malam mereka biasanya belajar silat bersama-sama yang diajarkan oleh dubalang ataupun ninik mamak. Sehingga silek bagi orang minang benar-benar menjadi sarana ilmu pengetahuan, pengembang mental, pendewasaan diri, moral, budaya dan adat istiadat.
Pencak Silat telah mengakar pada sendi-sendi kehidupan masyarakat minangkabau, hal ini terlihat dengan upacara-upacara yang mengikut sertakan silat dalam kegiatannya,seni silat ini yang biasanya disebut Pancak (Pencak). Pancak diartikan sebagai bunga-bunga dari silek yang mengandung unsur seni keindahan gerak dari silat minang, berbeda halnya dengan silek yang merupakan permainan beladiri yang sesungguhnya tidak dapat dipertandingkan ataupun dipertontonkan. Oleh karena itu setiap seni pertunjukan yang ada di minangkabau selalu membawakan gerakan-gerakan pancak. Hal ini terlihat pada tarian-tarian tradisional minang, Seperti tari galombang yang ditampilkan pada upacara penobatan penghulu ataupun acara perkawinan, tari pasambahan pada upacara penyambutan tamu, tari piring, tari sewah, dan tari randai dimana sekelompok orang yang menari membentuk lingkaran mengisahkan hikayat cerita dan berbalas pantun secara bergantian yang adakalanya mereka menyepak, menerjang, memulkul ataupun menepuk dengan tangan.
Gerakan silek minang benar-benar merupakan rangkaian gerakan yang sarat akan makna etis, teknis, estetis dan sportif, yang merupakan falsafah budi pekerti luhur. Sehingga Pencak Silat pada hakekatnya adalah sarana dan meteri pendidikan rohani dan jasmani untuk membentuk manusia seutuhnya yang berkualitas, baik mental maupun fisik. Dengan demikan seorang Pandeka minangkabau adalah insan yang memiliki iman dan tagwa, memiliki sikap percaya diri dan tahu diri, rasa persaudaraan, kebersamaan, tolong menolong, arif dan bijaksana, saling menghormati dan menghargai orang lain sabar dan tidak sombong. Sehingga selama falsafah hal ini di pegang teguh, Silat Minang akan selalu ada dan mengakar dibumi ranah minang.
salah satu filosofi yg berpengaruh dari Silek Minangkabau adalah
tau garak jo garik...
Tau garak jo garik
Tau bayang kato sampai
Tau rantiang nan ka mancucuak
Tau batu nan ka manaruang
Alun takilek lah takalam
(seorang pandeka tidak boleh bersifat terburu nafsu, pendorong dan memakai ilmu katak; bila teringat langsung melompat….cara duduk, berdiri melangkah ataupun melenggang, menggerakkan bagian tubuh dan lain sebagainya selalu diiringi dengan kewaspadaan yang tinggi…..tidak saja hemat dengan gerak, akan tetapi juga hemat dengan kata-kata dan tutur bahasa, merasa takut akan menyinggung perasaan orang lain dan peka terhadap segala sesuatu yang akan terjadi.…)
Itulah ungkapan falsafah dari ajaran Pencak Silat Minang, Pencak silat yang lebih dikenal dengan istilah silat atau Silek sangat erat hubungannya dengan sejarah dan adat istiadat Minang Kabau di Sumatera Barat. masyarakat Minang yang berpedoman kepada adat basandi syarak, syarak basandi Khitabullah, dimana masyarakat minang benar-benar memegang teguh dan menjunjung tinggi adat istiadat berdasarkan agama yakni agama Islam. Dan ajaran Silat membentuk karakter masyarakat untuk mematuhi ajaran adat dan Agama tersebut karena Silek bagi orang minang merupakan ajaran yang sejalan dengan adat dan agama.
Silat minangkabau adalah salah satu kebudayaan khas yang diwariskan oleh nenek moyang orang minang kabau sejak zaman dulu. Dilihat dari asal-usulnya, aliran pencak silat minang berasal dari pusat kerajaan Minangkabau di Pagaruyung. Ajaran pencak silat yang berpedoman kepada Alam Takambang Jadi Guru (belajar dari pengalaman akan tantangan alam) sehingga membentu karakter ciri khas aliran-aliran pencak silat yang terdapat diminang, hal ini terlihat dari ciri permainan silat yang terdapat pada Luhak nan tigo, yaitu Luhak Tanah Datar, Luhak Agam, Luhak Lima Puluh Kota yang pada saat itu menjadi wilayah kekuasan Pagaruyung. Masing-masing aliran menyesuaikan gerakan dan keunikan alirannya berdasarkan ciri dari daerah yang mereka tempati. Seperti adanya aliran yang meniru gerakan dari binatang harimau, burung, buaya atupun ular. Disamping itu terdapat perbedaan antara daerah darek dan daerah pasisia, dimana daerah Darek (darat) memiliki tipe kuda-kuda rendah dari pada aliran yang ada di Pasisia (pesisir) sebab mereka tinggal didaerah perbukitan sedangkan daerah pasisie relatif berpasir yang umumnya ciri-ciri kuda-kudanya rendah dan kokoh.
Adapun aliran silat minang tersebut diantaranya: silat tuo, kumango, starlak, lintau, pauh, sungai patai, harimau campo, buayo, silek gadang, luncua, silek lamo, gunung paninjau, paninjauan jantan dan paninjauan batino, pusako, sakato, baringin, palito, sunua,dll
Silat merupakan sarana pembentukan generasi muda diminangkabau, dimana pada dahulunya silat minang diajari dirumah ataupun disurau atau langgar. Biasanya latihanya dilakukan dimalam hari setelah pengajian ditambah lagi pada zaman dulu para pemuda tersebut tinggal disurau ataupun musahala dikampungnya. Dan hal ini memudahkan pengembangan silat diranah minang dan dan setelah pengajian malam mereka biasanya belajar silat bersama-sama yang diajarkan oleh dubalang ataupun ninik mamak. Sehingga silek bagi orang minang benar-benar menjadi sarana ilmu pengetahuan, pengembang mental, pendewasaan diri, moral, budaya dan adat istiadat.
Pencak Silat telah mengakar pada sendi-sendi kehidupan masyarakat minangkabau, hal ini terlihat dengan upacara-upacara yang mengikut sertakan silat dalam kegiatannya,seni silat ini yang biasanya disebut Pancak (Pencak). Pancak diartikan sebagai bunga-bunga dari silek yang mengandung unsur seni keindahan gerak dari silat minang, berbeda halnya dengan silek yang merupakan permainan beladiri yang sesungguhnya tidak dapat dipertandingkan ataupun dipertontonkan. Oleh karena itu setiap seni pertunjukan yang ada di minangkabau selalu membawakan gerakan-gerakan pancak. Hal ini terlihat pada tarian-tarian tradisional minang, Seperti tari galombang yang ditampilkan pada upacara penobatan penghulu ataupun acara perkawinan, tari pasambahan pada upacara penyambutan tamu, tari piring, tari sewah, dan tari randai dimana sekelompok orang yang menari membentuk lingkaran mengisahkan hikayat cerita dan berbalas pantun secara bergantian yang adakalanya mereka menyepak, menerjang, memulkul ataupun menepuk dengan tangan.
Gerakan silek minang benar-benar merupakan rangkaian gerakan yang sarat akan makna etis, teknis, estetis dan sportif, yang merupakan falsafah budi pekerti luhur. Sehingga Pencak Silat pada hakekatnya adalah sarana dan meteri pendidikan rohani dan jasmani untuk membentuk manusia seutuhnya yang berkualitas, baik mental maupun fisik. Dengan demikan seorang Pandeka minangkabau adalah insan yang memiliki iman dan tagwa, memiliki sikap percaya diri dan tahu diri, rasa persaudaraan, kebersamaan, tolong menolong, arif dan bijaksana, saling menghormati dan menghargai orang lain sabar dan tidak sombong. Sehingga selama falsafah hal ini di pegang teguh, Silat Minang akan selalu ada dan mengakar dibumi ranah minang.
Selasa, 22 Juni 2010
Seorang Pria Tidak Makan dan Minum 70 Tahun img Read more: Seorang Pria Tidak Makan dan Minum 70 Tahun - Asal Kamu Tahu Aja
Liputan6.com, New Delhi: Seorang pria India yang sudah berusia 82 tahun mengaku tidak makan dan minum selama 70 tahun. kemampuan Prahlad Jani bertahan tanpa makanan dan minuman menarik perhatian Militer India untuk menelitinya.Kini Prahlad Jani berada di ruang isolasi sebuah Rumah Sakit di Ahmedabad, Gurjarat dan diawasi ketat oleh tim dokter. Jani sudah berada di rumah sakit itu selama 6 hari tanpa makan dan minum, dan dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda Jani mengalami kelaparan dan dehidrasi.
Prahlad Jani mengaku telah meninggalkan rumah sejak umur 7 tahun dan hidup sebagai pengembara Sadhu atau orang suci di Rajasthan. Jani disebut sebagai breatharian yang dapat hidup sendiri secara spiritual.
Jani meyakini hidupnya telah ditopang oleh seorang dewi yang menuangkan ramuan gaib melalui langit-langit mulutnya. Pengakuan Jani ini didukung oleh seorang dokter India yang ahli dalam bidang studi tentang orang-orang yang memiliki kemampuan supranatural.
Pihak militer India tampaknya tertarik untuk mempelajari ilmu Prahland Jani dan berharap bisa diterapkan pada anggota pasukannya atau pada korban bencana sebelum bantuan tiba.
"Jika klaim itu bisa diverifikasi, itu akan menjadi terobosan dalam ilmu kedokteran," kata Dr G. lavazhagan, Direktur Ilmu Fisiologi & Ilmu Terpadu, Institut Pertahanan. "Kita bisa mendidik masyarakat tentang teknik-teknik bertahan hidup dalam kondisi buruk dengan sedikit makanan dan air atau tidak sama sekali" tambahnya
Di India memang sudah menjadi hal yang umum bagi umat Hindu menjalankan puasa tanpa makan dan minum bahkan selama delapan hari penuh. Secara teori, manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum selama 50 hari. (MLA)
Read more: Seorang Pria Tidak Makan dan Minum 70 Tahun - Asal Kamu Tahu Aja
10 Beasiswa Teraneh di Dunia
Selain dari daftar ususal hibah yang berguna dan beasiswa, ada beasiswa yang aneh dan tidak biasa yang mahasiswa bisa dapatkan. Bagian terbaik tentang beasiswa ini adalah bahwa Anda tidak benar-benar perlu akademis secara luar biasa. Anda hanya perlu memiliki beberapa fitur khas atau hobi. Beberapa jenis beasiswa yang paling aneh adalah sebagai berikut.
1. Beasiswa Orang Kidal
Karena siswa kidal begitu banyak, beasiswa ini ditawarkan oleh Juanita College di Pennsylvania, adalah salah satu beasiswa yang paling umum dan dicari orang.
2. Beasiswa Toko Es Krim Nasional
Jika Anda bekerja di beberapa toko es krim, Anda mungkin memenuhi persyaratan untuk beasiswa ini. Jika Anda cukup beruntung, majikan Anda mungkin akan merekomendasikan Anda, dan Anda mungkin mengambil satu dari 17 $ 1.000 beasiswa.
3. Beasiswa Patrick Kerr Skateboard
Satu lagi beasiswa yang tidak biasa. Beasiswa ini dapat bergna bagi orang yang memiliki bakat skateboard
4. Beasiswa Nama Belakang Orang Yang Aneh
beasiswa ini biasa disajikan oleh Universitas Loyola di Chicago diberikan kepada siswa dengan nama-nama terakhir yang paling tidak biasa, yang terbaik sejauh ini adalah nama "Zolp"
5. Beasiswa Asma
Kedengarannya sangat aneh yang bahkan alergi Anda dapat memenangkan jumlah beasiswa yang besar. American Academy of Allergy, Asma dan Imunologi terutama bertanggung jawab untuk mensponsori beasiswa unik ini.
6. Kontes Beasiswa Stuck at Prom Duck Brand Duct Tape
Ini adalah sebuah kontes yang tidak biasa diadakan setiap tahun pada musim semi, dimana para siswa membuat dan mengenakan pakaian formal untuk bersaing mendapatkan hadiah beasiswa $ 2,500. Hadiah kedua dan ketiga adalah untuk mendapatkan beasiswa sebesar $ 1.000 dan $ 500 masing-masing.
7. Turnamen Kejuaraan Poker Online
Jika Anda adalah seorang juara di permainan poker, ini adalah kesempatan emas Anda untuk memenangkan jumlah besar sebagai hadiah beasiswa.
8. Beasiswa Orang Vegetarian
beasiswa ini disponsori oleh Vegetarian Resource Group hanya untuk orang dengan kebiasaan makan sayur-sayuran.
9. Beasiswa Klub Mahasiswa Tertinggi Internasional
Orang-orang tinggi sekarang memiliki kesempatan untuk ambil beberapa beasiswa yang bagus. Beasiswa ini pada dasarnya hanya mempertimbangkan tinggi seorang mahasiswa yaitu 5'10 "bagi siswa perempuan dan 6'2" untuk siswa laki-laki.
10. Beasiswa Ketepatan Meramal Masa Depan
Beasiswa ini agak sedikit berbeda dari apa yang namanya penghargaan, kontes ini sebenarnya adalah untuk mahasiswa yang tertarik dalam ilmu ekonomi. Peserta diharuskan untuk 'membeli dan menjual" prediksi masa depan hanya sebagai salah satu akan membeli saham.
Oleh ASAL KAMU TAHU AJA at
1. Beasiswa Orang Kidal
Karena siswa kidal begitu banyak, beasiswa ini ditawarkan oleh Juanita College di Pennsylvania, adalah salah satu beasiswa yang paling umum dan dicari orang.
2. Beasiswa Toko Es Krim Nasional
Jika Anda bekerja di beberapa toko es krim, Anda mungkin memenuhi persyaratan untuk beasiswa ini. Jika Anda cukup beruntung, majikan Anda mungkin akan merekomendasikan Anda, dan Anda mungkin mengambil satu dari 17 $ 1.000 beasiswa.
3. Beasiswa Patrick Kerr Skateboard
Satu lagi beasiswa yang tidak biasa. Beasiswa ini dapat bergna bagi orang yang memiliki bakat skateboard
4. Beasiswa Nama Belakang Orang Yang Aneh
beasiswa ini biasa disajikan oleh Universitas Loyola di Chicago diberikan kepada siswa dengan nama-nama terakhir yang paling tidak biasa, yang terbaik sejauh ini adalah nama "Zolp"
5. Beasiswa Asma
Kedengarannya sangat aneh yang bahkan alergi Anda dapat memenangkan jumlah beasiswa yang besar. American Academy of Allergy, Asma dan Imunologi terutama bertanggung jawab untuk mensponsori beasiswa unik ini.
6. Kontes Beasiswa Stuck at Prom Duck Brand Duct Tape
Ini adalah sebuah kontes yang tidak biasa diadakan setiap tahun pada musim semi, dimana para siswa membuat dan mengenakan pakaian formal untuk bersaing mendapatkan hadiah beasiswa $ 2,500. Hadiah kedua dan ketiga adalah untuk mendapatkan beasiswa sebesar $ 1.000 dan $ 500 masing-masing.
7. Turnamen Kejuaraan Poker Online
Jika Anda adalah seorang juara di permainan poker, ini adalah kesempatan emas Anda untuk memenangkan jumlah besar sebagai hadiah beasiswa.
8. Beasiswa Orang Vegetarian
beasiswa ini disponsori oleh Vegetarian Resource Group hanya untuk orang dengan kebiasaan makan sayur-sayuran.
9. Beasiswa Klub Mahasiswa Tertinggi Internasional
Orang-orang tinggi sekarang memiliki kesempatan untuk ambil beberapa beasiswa yang bagus. Beasiswa ini pada dasarnya hanya mempertimbangkan tinggi seorang mahasiswa yaitu 5'10 "bagi siswa perempuan dan 6'2" untuk siswa laki-laki.
10. Beasiswa Ketepatan Meramal Masa Depan
Beasiswa ini agak sedikit berbeda dari apa yang namanya penghargaan, kontes ini sebenarnya adalah untuk mahasiswa yang tertarik dalam ilmu ekonomi. Peserta diharuskan untuk 'membeli dan menjual" prediksi masa depan hanya sebagai salah satu akan membeli saham.
Oleh ASAL KAMU TAHU AJA at
Sabtu, 12 Juni 2010
Uniform Unit - Unit Beladiri
Selasa, 25 Mei 2010
Daftar Senjata Tradisional Indonesia
Berikut ini nama – nama senjata tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Mungkin tulisan ini dapat sedikit membantu meskipun mungkin ada dari beberapa propinsi yang kurang lengkap dan sebagainya, sumber – sumber literatur sedang di gali lagi sehingga lebih lengkap.
* Senjata Tradisional dari Provinsi DI Aceh – Nanggro Aceh Darussalam adalah Rencong
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Utara – Sumut adalah Piso Surit, Piso Gaja Dompak
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Barat – Sumbar adalah Karih, Ruduih, Piarit
* Senjata Tradisional dari Provinsi Riau adalah Pedang JenaWi, Badik Tumbuk Lado
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jambi adalah Badik Tumbuk Lada
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Selatan – Sumsel adalah Tombak Trisula
* Senjata Tradisional dari Provinsi Lampung adalah Terapang, Pehduk Payan
* Senjata Tradisional dari Provinsi Bengkulu adalah Kuduk, Badik, Rudus
* Senjata Tradisional dari Provinsi DKI Jakarta adalah Badik, Parang, Golok
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Barat – Jabar adalah Kujang
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Tengah – Jateng adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi DI Yogyakarta – Jogja – Jogjakarta adalah Keris Jogja
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Timur – Jatim adalah Clurit
* Senjata Tradisional dari Provinsi Bali adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi Nusa Tenggara Barat – NTB adalah Keris, Sampari, Sondi
* Senjata Tradisional dari Provinsi Nusa Tenggara Timur – NTT adalah Sundu
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Barat – Kalbar adalah Mandau
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Tengah – Kalteng adalah Mandau, Lunjuk Sumpit Randu
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Selatan – Kalsel adalah Keris, Bujak Beliung
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Timur – Kaltim adalah Mandau
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Utara – Sulut adalah Keris, Peda, Sabel
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Tengah – Sulteng adalah Pasatimpo
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Tenggara – Sultra adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Selatan – Sulsel adalah Badik
* Senjata Tradisional dari Provinsi Maluku adalah Parang Salawaki / Salawaku, Kalawai
* Senjata Tradisional dari Provinsi Irian Jaya – Papua adalah Pisau Belati
Dewasa ini adat istiadat dan kebudayaan khasanah bangsa Indonesia kurang mendapat tempat di kalangan kaum muda, disisi lain negeri tentangga suka jiplak menjiplak budaya kita , ironis memang !!!
* Senjata Tradisional dari Provinsi DI Aceh – Nanggro Aceh Darussalam adalah Rencong
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Utara – Sumut adalah Piso Surit, Piso Gaja Dompak
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Barat – Sumbar adalah Karih, Ruduih, Piarit
* Senjata Tradisional dari Provinsi Riau adalah Pedang JenaWi, Badik Tumbuk Lado
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jambi adalah Badik Tumbuk Lada
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sumatera Selatan – Sumsel adalah Tombak Trisula
* Senjata Tradisional dari Provinsi Lampung adalah Terapang, Pehduk Payan
* Senjata Tradisional dari Provinsi Bengkulu adalah Kuduk, Badik, Rudus
* Senjata Tradisional dari Provinsi DKI Jakarta adalah Badik, Parang, Golok
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Barat – Jabar adalah Kujang
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Tengah – Jateng adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi DI Yogyakarta – Jogja – Jogjakarta adalah Keris Jogja
* Senjata Tradisional dari Provinsi Jawa Timur – Jatim adalah Clurit
* Senjata Tradisional dari Provinsi Bali adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi Nusa Tenggara Barat – NTB adalah Keris, Sampari, Sondi
* Senjata Tradisional dari Provinsi Nusa Tenggara Timur – NTT adalah Sundu
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Barat – Kalbar adalah Mandau
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Tengah – Kalteng adalah Mandau, Lunjuk Sumpit Randu
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Selatan – Kalsel adalah Keris, Bujak Beliung
* Senjata Tradisional dari Provinsi Kalimantan Timur – Kaltim adalah Mandau
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Utara – Sulut adalah Keris, Peda, Sabel
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Tengah – Sulteng adalah Pasatimpo
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Tenggara – Sultra adalah Keris
* Senjata Tradisional dari Provinsi Sulawesi Selatan – Sulsel adalah Badik
* Senjata Tradisional dari Provinsi Maluku adalah Parang Salawaki / Salawaku, Kalawai
* Senjata Tradisional dari Provinsi Irian Jaya – Papua adalah Pisau Belati
Dewasa ini adat istiadat dan kebudayaan khasanah bangsa Indonesia kurang mendapat tempat di kalangan kaum muda, disisi lain negeri tentangga suka jiplak menjiplak budaya kita , ironis memang !!!
Langganan:
Postingan (Atom)








