Sabtu, 28 Mei 2011

INILAH.COM, Tokyo - Berendam di air panas saat cuaca dingin memang nyaman. Berdasar studi terbaru, kebiasaan ini bisa berujung fatal. Gagal jantung mengintai pemilik kebiasaan ini.

Studi tim peneliti yang dipimpim Chika Nishiyama dari Kyoto Prefectural University of Medicine School of Nursing ini mengungkapkan, kasus gagal jantung saat mandi meningkat 10 kali lipat di musim dingin dibandingkan musim panas.

Fakta ini penting bagi masyarakat Jepang, mengingat sebagian besar penduduknya senang mandi air panas selama berjam-jam guna menenangkan diri setelah sibuk beraktifitas.

Di Jepang, banyak orang berlama-lama mandi air panas karena rumah tradisional Jepang tak tertutup dengan baik layaknya rumah di Barat. "Selain itu, alat pemanas yang ada jarang digunakan," papar Nishiyama. Seperti dikutip Straits Times.

Nishiyama dan tim menggunakan data 11.000 kasus gagal jantung 2005-2007 di prefektur Osaka barat sebagai dasar studi. Berdasarkan data itu, 22% kasus terjadi dalam keadaan tidur dan 9% saat sedang mandi. Sekitar 3% mengalami gagal jantung saat beraktivitas kerja dan 0,5% saat sedang berolahraga.Diketahui, sebanyak 54 kasus gagal jantung pada 10 juta orang terjadi saat sedang berendam. Kemudian, 10 kasus dari 10 juta orang terjadi saat berolahraga.

http://id.berita.yahoo.com/bahaya-mandi-air-panas-bisa-bikin-gagal-jantung-00110070

Kamis, 17 Februari 2011

Luka Hati Seorang Gadis Kecil

Mereka semua berdatangan
Mereka mencoba membuatku tertawa
Mereka mengajakku bermain

Sebagian bermain untuk bersenang-senang dan
Sebagian untuk dikenang
Dan kemudian mereka pergi
Meninggalkan aku di tengah reruntuhan
permainan

Tanpa tahu yang mana harus dikenang dan
Yang mana untuk sekadar bersenang-senang dan
Meninggalkan aku dengan gema dari
Tawa yang bukan milikku

Lalu datanglah kau
Dengan caramu yang lucu
Tidak seperti orang lain

Dan kau membuatku menangis tersedu sedan
Dan tampaknya kau tidak peduli meski aku menangis
Kau bilang permainan sudah selesai
Dan menunggu
Sampai seluruh air mataku berubah menjadi ….
Kebahagiaan


Cinta yang memberi dengan keikhlasan ……
Untuk orang yang dicintainya bisa berekspresi secara wajar.
Cinta yang hanya bisa dirasa dengan Cinta.
Cinta dalam kesabaran yang tak putus ……..
Untuk sekadar mengajarkan sang anak mengerti dirinya
Cinta yang hanya bisa dibasuh dengan Cinta.

Cinta dalam lautan pengorbanan ………
Untuk merubah airmata menjadi kebahagiaan
Cinta yang hanya bisa diganti dengan Cinta.

Hanya waktu lah yang bisa menutup luka hati….
Hanya cinta lah yang dapat membasuh luka batin ….
Hanya kasih sayang lah yang sanggup mengobati luka nurani.


Cinta yang mampu memilah perbuatan yang benar atau salah.
Cinta yang mampu menolak budaya hedonis,
Cinta yang mampu meredam gemerlap dunia yang menyilaukan
Cinta yang mampu membawa kepada cahaya kebenaran-Nya.
Sebuah Utopia .....

Dimana sang cinta itu kini berada ?

Terlena dalam pelukan Bumi kah,
Atau tertidur lelap di kaki Sang Langit.

By: Dwi Irwanti ( 9 Ramadhan 1424 H/2003 M)

Bangkitlah kawan…..

Motivation is Love
…………………so keep smile n spirit coz Allah with you…………….

Kamis, 09 Desember 2010

Info Seputar Porprov

Info Porprov SUMBAR yang telah berlangsung dari tanggal 8 - 12 Des 2010

Data Nama - nama atlet yang mengikut Porprov



Unit Tarung Derajat
Nama-nama atlet Tarung Derajat :

1. M.Taufik (sijunjung)
2. Ryanto Susilo (sijunjung)
3. Ainil Huda (sijunjung)
4. Fitri (pasaman barat)
5. Desi Purnama Sari (Pasaman Barat)
6. Oki (Padang)

Unit Taekwondo
Nama- nama atlet Taekwondo :
1. Sean Anshari (anggota pandekar)
2. Muhammad Al Hariz
3. Allenzio Riandi

Unit Karate
Nama-nama atlet Karate :
1. Fran Tio Deni (sawahlunto,anggota pandekar)
2. Fitri Hayana (Dharmas Raya,anggota Pandekar)
3. Vio (Kota Solok)

Unit Wushu
Nama-nama atlet Wushu :
1. Faiza mufidah (padang pariaman,anggota pandekar)
2. Rizkianti Anggraini (padang pariaman,ketua UKM Pandekar)
3. Yosi Opthymal (padang priaman,anggota pandekar)
4. Nola Devita (padang pariaman,anggota pandekar)
5. Yudi Martin (mentawai)
6. Iwan Setiawan (mentawai)
7. Hafiz Fadhillah (mentawai,anggota pandekar)
8. Arina Husna Daulay (mentawai,anggota pandekar)
9. Dewi( sawahlunto)
10.Yosi febriani(sawahlunto)
11.Syafrizal(Tanah Datar,anggota pandekar)

Kamis, 11 November 2010

SAATNYA SATLAT UNAND BERBENAH

Box….Kepengurusan Tarung Derajat Satlat Unand saat ini telah berganti. Regenerasi yang sebelumnya dipegang oleh Kang Oki dan kawan – kawan saat telah dialihkan ke tangan Muhammad Taufik Cs yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan 2007. Regenerasi ini diharapkan dapat membenahi permasalahan yang hampir – hampir membuat latihan di satlat Unand vakum. Tapi, dengan semangat darah baru ini,sejauh ini berjalan dengan baik. Hal ini di aminkan oleh Kang Acin sebagai pelatih utama satlat Unand.

Gebrakan pengurus baru saat ini dihadapkan dengan beberapa tantangan baik dari sisi internal maupun eksternal. Dari sisi internal, di satlat Unand pernah tercatat banyaknya anggota unit yang saat ini tidak aktif lagi latihan. Alasan utama yang membebanii anggota utk tidak aktif latihan adalah padatnya jadwal perkuliahan, serta kebanyakan diantaranya telah masuk tahun akhir untuk mempersiapkan skripsi. Selain itu, manajerial dan administratif kepengurusan juga harus diperbaiki diiringi dengan meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota Tarung Derajat.
Oleh sebab itu, beberapa kebijakan telah dihasilkan dari rapat luarbiasa pengurus dan pelatih utama yang menghasilkan kebijakan sebagai berikut:
1. Anggota yang tidak latihan sebanyak 4 kali tanpa kabar berita, maka akan dikenakan sanksi penurunan sabuk.
2. Anggota yang telah lama terdaftar, tapi telah lama tidak latihan lagi diwajibkan mendaftar ulang dengan aturan yang sama terhadap anggota yang baru masuk
3. Latihan tetap dilaksanakan dengan jadwal Selasa dan Kamis Pkl. 16.00 di PKM walaupun tidak dihadiri pelatih utama. Hal ini sesuai dengan motto pribadi mandiri : jadikan dirimu oleh diri sendiri.
4. Untuk Kuarta III ke atas akan dilakukan latihan khusus untuk mempersiapkan petarung – petarung siap tanding di masa depan.

Selain rapat darurat tersebut, pengurus, anggota, dan pelatih utama telah berkumpul dalam acara kekeluargaan dengan tema balanjuang durian tanggal 7 november yang lalu. Dari hasil ota lamak anggota dan pelatih didapatkan kesepakatan:
1. Jadwal latihan ditambah dengan menu Selasa dan Kamis dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama dengan focus mengenai teknik dasar dan teknik tarung, serta jadwal tambahan di hari Minggu pkl 07.00 di Unand. Latihan ini rencananya akan direalisasikan pada bulan desember atau tahun depan
2. Selain latihan normal dengan durasi 2 jam, juga akan dilaksanakan latihan alam dengan medan yang menantang dan tempat yang mengusung back to nature. Program ini juga akan dilaksanakan pada tahun 2011.
3. Penerimaan anggota baru akan dilaksanakan setiap bulannya pada minggu awal bulan saja. Aturan ini juga akan diterapkan tahun depan.
Harapan terbesar semua anggota dapat mengembalikan kejayaan satlat Unand yang sempat menjadi Satlat percontohan beberapa tahun yang lalu. Tentu saja, peningkatan prestasi juga menjadi target utama untuk menghasilkan petarung – petarung tangguh dimasa depan.

Informasi terbaru saat ini adalah akan diselenggarakannya Porprov Tarung Derajat pada tanggal 3 – 5 Desember mendatang di Solok. Setelah itu, disusul pula oleh event Piala Presiden pada tanggal 8 – 10 Desember di Bangka Belitung. Mari bersama – sama kita ramaikan. Box…..

Senin, 08 November 2010

SEMANGAT BERBAGI ADA DI SINI

Telisik jejak sejarah UKM Pandekar telah banyak bercerita, mungkin tak sama di tempat lainnya. Berdiri di atas perbedaan antara ke Aku – an jawara bela diri. Berbeda, tapi bukan berarti berpisah. Beranjak dari kesamaan visi dan originalitas filosofi merekatkan sekat yang kalau dengan seksama dipikirkan terasa mustahil untuk terjadi. Bukan tanpa alasan, banyak bela diri serumpun yang ada saat ini saling mengklaim keterbaikan dan kelebihannya dibandingkan yang lain. Tak heran bela diri yang sama telah memiliki cabang yang begitu banyak. Apalagi beladiri yang jelas – jelas akar rumputnya berbeda, tentu akan susah duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi pada tikar yang sama.
Anda mungkin akan sedikit terperangah ketika melihat organisasi UKM Pandekar yang hari ini telah genap berusia 18 Tahun pada tanggal 9 Juli yang lalu masih eksis dengan keberagamannya. Guru di Pencak silat, Senpai di karate, Sabam di Taekwondo, Akang di Tarung Derajat, Lao tse di Wushu, dan sensei untuk kempo, mereka adalah sumur galian ilmu untuk calon jawara, tak peduli berbeda dogi dan baju latihan, berbeda istilah dalam gerakan, ataupun tata cara setiap kali latihan. Keberagaman yang mungkin saat ini sulit untuk ditemukan atau dipertemukan.
Temenung sejenak ketika melihat suasana latihan di sore hari. Berbagi tempat di kala latihan di gedung PKM. Sungguh hujan lebat ini benar – benar menjadi rahmat dan membatu memperlihatkan kepada dunia bahwa kami bersaudara. Lihat saja, ketiadaan gedung latihan, ataupun gedung olah raga seperti yang ada di universitas lainnya, tidak mampu mengikis kenyataan bahwa kami bersaudara. Lukisan kebersamaan itu lengkap sudah ketika sebahagian hall PKM digenangi air akibat atap yang bocor. Kesadaran yang luar biasa muncul dari rekan – rekan dari unit bela diri lainnya untuk menggeser barisan peserta latihan. Sikap ini dilakukan bukan karena alasan menghindari genangan hujan. Tapi, ingin memberi tempat kepada saudara – saudaranya dari unit bela diri lain untuk mendapatkan tempat yang lebih kering. Percayakah anda? Silakan saja lihat sendiri kalau tidak percaya.
Kekurangan telah mengajarkan banyak hal untuk berbagi. Walaupun demikian, tidak selamanya kekurangan akan membuat persaudaraan itu nyata. Bayangkan jika semua diantara kita kekurangan, tentu tidak akan ada yang akan sanggup untuk memberi. Bagaimana mungkin akan berbagi, sedangkan kita tidak memiliki. Justru kekayaanlah kunci dari saling berbagi, karena selayaknya berbagi dimiliki oleh orang – orang terbaik yang suka memberi. Nah, kekayaan hati ini lah yang membuat kekurangan atau pun kelebihan satu dan lain tidak bergitu terlihat. Karena ada kalanya kita yang memberi akan dibantu dan harus memberi ruang untuk yang lain menjadi orang – orang yang memberi pada giliran berikutnya. Kebahagiaan untuk memberi kelebihan yang kita miliki ataupun bersedia memberi ruang untuk orang lain menjadi dermawan berikutnya, inilah siklus saling memberi dan orientasi untuk memberi, siklus panjang persaudaraan yang harus tetap dijaga. Mudah – mudahan keutuhan yang sudah sulit terlihat ini tetap ada dan dirindukan oleh mereka yang jauh disana. Atau mungkin, tetap di junjung tinggi oleh mereka yang menjadi pemimpin pada zamannya.
Tentu, kita pahami bahwa rasa ini tidak muncul begitu saja. Banyak kisah yang bercerita bahwa hadangan gelombang pemisah atau turbulensi energi pemecah telah mencoba menghoyak se onggok persaudaraan ini. Arus erosi emosi tak terkendali dan kepentingan juga ikut mengikis tipis eksistensinya. Hanya kesadaran untuk berkontribusi nyata untuk organisasi dan nilai – nilai rasa memilikilah akan memodali semua itu tetap utuh. Walaupun demikian, jika orang – orang yang mengenal keberagaman tersebut tidak mengenal Zat yang menciptakan ujian dan cobaan tersebut, tentu kebersamaan akan menjadi hampa dan sia – sia. Karena untuk melakukan itu semua, butuh ke ikhlasan yang luar biasa besarnya. Hanya keikhlasan yang disertai keinginan beribadah seorang hamba yang akan mampu bertahan dari badai ujian itu. Ya, Semoga Allah masih mepertautkan kita dalam indah cinta-Nya. Meluruskan niat kita hingga bisa tetap bersama – sama tidak hanya di dunia ini saja. Mudah – mudahan sampai juga di surga – Nya. Amin…
Teruntuk saudara – saudara seperjuangan, bangkitlah wahai ruh yang telah lama tertidur. Berdirilah disamping ku, karena sebentar lagi badai ujian dan cobaan ini akan malas untuk bertemu dengan kita karena mereka telah lelah menguji dan mengikuti. Jangan takut terjatuh kawan, bahu ku cukup kuat untuk menopangmu, setidaknya mendengarkan keluh kesah mu. Semoga Allah merahmati mu….
Powered By Blogger

Cari Blog Ini