Minggu, 06 Mei 2012


Si O-T-A-K
Sebenarnya manusia itu hidup untuk apa ya? Banyak dari kita menjalani hidup,,tapi gk tau hidup untuk apa. Kalimat yang baru saya lontarkan pun pasti sering didengar atau dibaca atau siucapkan oleh Sobat2...yup! kalimat yang tak asing tapi terkadang linglung untuk dijawab...
Ok! Yuk, kita baca sama2 n silahkan untuk berpendapat maasing2....tenang aja,,selama pendapat tu gk bayar,,,sobat bebas kok berpendapat...hohoho.
Ok Sobat dahsyat!
Saat kita berdiam diri atau merenung, apa yang kita pikirkan,jodoh?kuliah?uang?shopping?masalah? atau mungkin hal lainya (gk mungkin disebutin atu2...ntar gak muat!) hehehe. Siapa yang tahu kecuali sang Maha Mengetahui, Allah SWT. Tapi tenang aja,,,itu hal yang wajar, daripada tidak memikirkan apapun, ntar bisa kesurupan lho,hiiiii....takut!.
Otak, kata yang pasti tidak asing lagi bagi manusia di muka bumi ini, otak manusia selalu bekerja dalam keadaan apapun, jadi, apapun yang nampak oleh mata, maka akan tersalurkan ke otak bahkan ke bawah alam sadar kita. Dalam hal ini, kita pun dapat berpikir bahwa jikalau betapa luar biasa hebat dan dahsyatnya otak kita pasti kita tidak akan menyia-nyiakan pa yang telah kita dapatkan, Alhamdulillah. Saya yakin, sobat semua pasi pernah baca atau dengar tentang keajaiban sebuah otak, bentuknya memang sangat aneh (ada yang pernah liihat?). tapi ada kemampuan yang tersimpan di balik itu. Disini saya hanya menegaskan bahwa kekuatan otak itu memang betul dan PASTI seperti kata ipin (betul..betul..betul).
Kenpa banyak orang menyia-nyiakan otaknya? Hmm...ada yang bisa menjawab? Dari pengalaman pribadi saya, saya pernah tidak merasa bahwa saya memiliki otak, kenapa? Karena saya tidak mengerti akan keajaiban otak, dan kenapa otak serta akal selalu ada dalam manusia. Saya merasa, hidup hanyalah hal lumrah yang dijalani tiap manusia, tandapa adanya suatu hal yang kreqtif, imajinatif, kritis, dll. Tapi setelah membaca buku dan lingkungan serta pengalaman, maka saya mengerti aka keajaiban Otak dan Akal. Selain membedakan antar manusia dan hewan, akal itulah yang membimbing kita dalam kehidupan kita sehari-hari. Yup! Akal! Jika dieja A-K-A-L, dari bahasa arab ‘aqli, Cuma empat huruf, tapi pengaruhnya seperti ribuan huruf bahkan jutaaan huruf, kalo gk percaya,coba aja bius otak anda...apa yang akan terjadi (saya berharap tidak ada yang mencobanya, ber-ba-ha-ya).
Baiklah, kita berlanjut dengan otak, dan saya berharap anda tetap bersama saya, jika bosan, silahkan anda matikan komputer atau laptop anda dan lempar keluar jendela, agar anda tidak pernah membaca tulisan saya, hehehe (oya, kerusakan tidak ditanggung penulis, hehehe). Seperti buku yang saya baca “7 keajaiban rezeki” dan “Percepatan rezeki dalam 40 hari” dengan pengarang Ippho ‘Right’ Santosa dimana beliau bercerita bahwa otak kanan ternyata memiliki pengaruh yang jauh lebih dahsyat untuk kepribadian seseorang terutama dalam hal bisnis.otak kanan, memiliki cara yang berbeda dengan otak kiri, jika otak kiri berkata tidak mungkin, maka otak kanan akan berkata pasti dan memiliki cara yang jauh lebih kreatif serta imajinatif untuk mendapatkan hal yang dikatakan tidak mungkin. Bahkan terkadang ide dari otak kanan ini disebut ide Gila ya! G-I-L-A, tapi, ternyata mendapatkan hsil yang luar biasa dan jika anda ingin lebih percaya dengan kata-kata saya ini, anda bisa baca bukunya.
Ada hal lain yang dapt kita temukan, contoh saja dalam shalat, kenapa kita ada gerakan sujud?. Selain kita merendahkan diri kita dihadapan sang Maha Pemberi Cinta, pada saat sujud itulah kita mampu fokus akan doa kita, karena otak kita pun telah sujud, dimana kita akan merasa yakin, bahwa apapun yang terjadi dengan kita, pasti ada hikmah dibalik semua ini.
Dalam tulisan ini, saya hanya menyajikan secara garis besar tentang suatu yang tak tampak namun memiliki pengaruh yang luar biasa, jadi terkandung bagaimana kita mampu menggunakan serta memelihara sebaik mungkin otak serta memanfaatkan otak kita dengan akal sehat. Dan, jika and penasaran, silahkn untuk baca buku tentang otak, coz bku tentang otak telah banyak beredar di indonesia...so, gak mungkin kehgabisan deh! Tinggal anda saja yang memilah mana buku yang pas buat anda!
So, gmana Menurut sobat pandekar? setuju....?
Atau, ada yang memiliki pemikiran yang lain? Semoga kita bisa berdiskusi bersama dan saya berterima kasih telah mau membuka mata dan komputer untuk membaca tulisan ini.
Wassalam
Salam Dahsyat!
Syukron..
Thank you
Terima kasih
Arigato...
By:Aldilla A2 inspirated by:Ippho R.Santosa
Posted by: Pandekar

Minggu, 18 Maret 2012

Cerpen
========MANFAAT UNTUK EGA=======
tapi ma,,, ini kesempatan aku untuk tampil di depan umum....

kalau kamu lebih pilih kegiatan kamu... lebih baik kamu tidak usah pulang2 lagi ke rumah..! Perempuan koq ikut beladiri..
tut..tut... tut.. (itu adalah tanda panggilan masuk berakhir)..

aku terdiam,,, Dalam hatiku :aku tidak bisa menjelaskan apa2 pada mama.. apa yang salah dengan ikut organisasi dan beladiri ma??...
ingin sekali aku menangis.. aku harus memilih,, aku adalah anak dari kedua orang tuaku... dan aku punya tanggung jawab yang sangat inginkan dari dulu, sebelum aku memasuki perguruan tinggi. aku harus memilih... meninggalkan ini dan aku pulang... usahaku selama satu bulan ini untuk ikut organisasi,, waktu,tenaga,uangku ???... apa semua harus sia-sia saja.... aku yang memilih ini...

setengah jam kemudian handphone ku kembali berdering....

-assalamualaikum,,,
-walaikumsalam... (terdengar suara mama yang sudah mulai lembut)... berapa lama lg kamu di sana??
-cuma sampai malam besok ma,,,
- setelah itu pulang ya... ini kan sudah liburan semester kamu..
- dengan semangat aku jawab "hm.. iya ma, selesai acara langsung pulang."
- ya.. hati-hati ya...
- ya ma... (tut..tut...tut...)


Alhamdulillah.. kenapa mama bisa berubah fikiran... aku terus bertanya-tanya akan hal itu...
setelah acara malam itu, esoknya aku pulang...
dalam perjalanan,,,, begitu banyak hal yang sudah lama aku tinggalkan... semua begitu indah untukku lihat dari dalam mobil... ternyata aku benar-benar merindukan semua yang ku lewati...

di rumah....
Untuk apa ikut yang begituan Ega..?? itu nama panggilanku di rumah..
ma,, Ega mau berorganisasi ma... mau beladiri juga...
Memangnya kamu gak ingat sama kuliah kamu... lihat nilai semester kamu... IP kamu... kasih saja kamu tidak mau mendengarkan mama...
Ma,, itu salah Ega,, Ega yang belum bisa manajemen waktu ma.. ma.. apa yang Ega ikuti di kampus, ada manfaatnya buat Ega ma...

Sudah-sudah,,,,, tiba2 Papa menyela ...
Papa setuju koq,, tidak masalah,, Ega kan udah dewasa... Papa juga Tau,, itu bermanfaat buat Ega... Cuma,, kalau nilai Ega jelek begini.. bagaimana mungkin papa dan mama bisa percaya kalau itu bermanfaat buat kamu...

Maaf ma,, pa,, Ega baru menyesuaikan diri,, dengan waktu yang tidak banyak untuk belajar...

makanya.. ,mama gak kasih izin kamu.., kamu tau,, kamu sudah menunda kuliah mu 1 tahun,, sekarang nilai kamu seperti ini...sela mama..

Ma,,, Ega masih belajar menyesuaikan diri ma.... Ega akan merubah ini... ini baru semester satu ma...

sudahlah.. Papa cuma mau katakan Satu hal Ega... Ega,, tau manfaatnya masuk kesana kan?? Ega harus dapatkan itu.. Mama gak bakalan marah sama Ega,,, kalau Ega bisa berikan buktinya pada kami.... sela Papa lagi...

Malamnya ,, entah mengapa ketika aku ingin tidur dan mulai memejamkan mata.. mama menghampiriku.. dan membelai rambutku... kemudian tidur disampingku... bibirku bergetar,, menahan air mata.. aku membuka mataku,,, dan mulai berbicara pada mama,,
Ma,,, Ega minta maaf tentang penundaan kuliah, tentang IP semester satu ini... Ma Ega akan berusaha lebih baik lagi ma...

Sudahlah Ga,, tidurlah... mama juga minta maaf.. mama hanya terlalu mengkhawatirkan Ega...
kemudian mama membelai rambutku hingga aku terlelap..

Sehabis Liburan aku kembali ke kota dimana aku melanjutkan pendidikanku.. Dan lagi lagi IP semester 2 masih mengecewakan,, bahkan lebih mengecewakan daripada sebelumnya...
Mama semakin kecewa terhadapku... aku masih saja sama seperti semester lalu, bahkan lebih buruk... Kali ini mama benar-benar marah terhadapku..

"Ega,, kamu tidak boleh ikut kegiatan apapun,,, kamu hanya harus kuliah.. dan kuliah.. Kamu tau kan Ga,,, uang kuliah mu itu dari beasiswa,, sekarang kamu mau bayar pakai apa???"

"ma,, Maaf ma,, Ega akan usahakan lagi."

usaha apa lagi Ga?.

"Ma, Ega masih bisa dapat beasiswa itu, Ega bakal buktikan ma,, Ega gak akan biarkan nilai Ega jelek lagi."


aku harus buktikan,,, aku bisa,,, aku ingat kata2 papa, "Ega,, kamu harus bisa cari manfaat untuk diri kamu jika kamu mengikuti kegiatan yang kamu inginkan, dan buktikan pada mama dan papa."

Waktu terus berlalu... semester selanjutnya aku benar-benar lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan lain daripada belajar... aku lebih sering bolos kuliah.... itu ketika aku harus memilih mana yang lebih bermanfaat saat itu... waktu untuk mengulang pelajaran juga begitu sedikit jika aku harus tidur pada waktu normalnya untuk tidur... Disini,,, di kegiatan ini,,, di organisasi ini,,, di lingkungan ini,,, aku punya teman2 yang berbeda-beda wataknya.. aku juga harus memahami kesibukan mereka,,, walau terkadang terasa tidak adil,, namun mereka tetap teman2ku.. aku harus bisa memahami...

Ya Allah, Hamba melakukan ini semua karena ridho-Mu. Hamba ikhlas dengan waktu yang mencekik ini.. Maafkan hamba ya Allah,, Beri hamba kesabaran dan ketenangan menghadapi ini.., ucapku dalam hati...

kali ini aku tidak akan menyerah dengan waktu dan keadaan,, aku tidak akan membiarkan keadaan mengaturku,, aku yang akan mengaturnya... kurang lebih hanya 3 atau 4 jam/hari mengulang pelajaran yang begitu banyak untuk semester ini... terkadang aku tidur terlambat dan bangun lebih awal... walau terkadang berat aku rasakan,, aku ikhlas,, karena itu resiko yang aku tanggung.. resiko mencari ilmu dari berbagai sumber...

Hari itu,, saat hasil ujian keluar... aku benar-benar tersenyum.. IP saya naik dengan signifikan,,, benar2 terlihat hasil dari usaha dan doa ini... bahkan ingin menangis..
aku ingin cepat pulang... dan memberitahukannya pada mama dan papa.

*dalam hatiku :

Papa, Ega dapat manfaatnya.. ega belajar ikhlas,.. Ega belajar sabar,, Ega belajar menghargai waktu,, Ega berpikir positif,, Ega Tegar,,, Ega belajar berteman,,, banyak yang Ega rasakan..

Mama,,, Ega bisa buktikan,,, ini nilai Ega,, usaha Ega,,,

(tidak sabar untuk melihat senyum mama dan papa)


=========Bukan organisasinya yang salah,, bukan kegia tan yang salah,, bukan keadaan yang salah,, bukan dosen,, bukan latihan beladiri,, bukan teman2...

Tapi DIRI KITA,,, semua ada dalam genggaman... Manajemen waktu dari DIRI KITA,, usaha dari DIRI KITA,, semangat dari DIRI KITA,,, keyakinan DIRI KITA,,, keteguhan DIRI KITA,, kekuatan DIRI KITA,,, keikhlasan DIRI KITA... belajar efektif dari DIRI KITA... semua kembali ke DIRI KITA....=============

Sabtu, 14 Januari 2012

innalilllahi wa innalillahi raji'un
UKM PANDEKAR turut berduka cita atas
berpulangnya ke Rahmatullah guru besar beladiri Tifan Pokhan indonesia
ustadz AD el Marzdedek dalam usia 73 tahun diBandung
kontribusi yang melegenda dari beliau adalah perannya sebagai penyebar ilmu beladiri Islam asal Asia Tengah, Thifan Pokhan. Dari tangannya telah lahir banyak pendekar-pendekar Thifan Pokhan, sebuah aliran beladiri Islami,Ustadz Marzdedeq juga dikenal sebagai penulis buku di bidang akidah dan Yahudilogi.
semoga amal dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT..

Minggu, 01 Januari 2012

Beladiri dan Diri kita

Apa yang ada dalam pikiran masyarakat ketika mendengar kata-kata beladiri(martial art)??

Sungguh beragam apa yang masyarakat pikirkan tentang beladiri,mulai dari suatu identitas pria,hingga sampai yang sederhana adalah sebuah olahraga,mungkin saja tidak ada yang bisa memungkiri bahwa apa yang ada didalam pikiran masyarakat tentang beladiri benar adanya,karena didalam beladiri itu sendiri ada nilai-nilai life style(saat ini),dan olahraga itu sendiri. Akan tetapi cukupkah kita memahami beladiri sampai pada tahap life style dan olahraga semata dalam porsi pemahaman yang jauh lebih banyak dari yang lainnya. Tentu tidak, mengapa??

1. Beladiri sebagai budaya

2. Beladiri sebagai kontrol diri dan social

3. Beladiri sebagai sarana pengenal diri dengan yang menciptakan diri(Tuhan)

1. Beladiri sebagai budaya

Tentu pemahaman bahwa beladiri sebagai budaya sudah menjadi mutlak untuk kita ketahui,karena beladiri apapun itu sejatinya menampakkan budaya dari Negara asalnya,katakanlah Wushu dari cina,Karate dari jepang, Tae kwon do dari Korea, lebih lagi Silat,kesemuanya itu adalah perwakilan dari budaya Negara masing-masing.

2. Beladiri Sebagai kontrol diri dan social

Sepertinya akan lebih dalam maknanya ketika kita mengikuti beladiri tidak sampai pada tahap sekedar ikut-ikutan(lebih-lebih untuk keren-kerenan),tapi sampai pada tahap mengenal lebih jauh tentang pemaknaan(filosofi),dimana filosofi akan mengantarkan kita terhadap control diri sepenuhnya,emosi disiplin gerak,hingga sampai pada bagaimana memberlakukan orang lain selayaknya diri kita,karena beladiri apapun itu mengajak untuk memanusiakan manusia.

3. Beladiri sebagai sarana pengenal diri dengan yang menciptakan diri( Tuhan)

Menurut saya inilah filosofi tertinggi dari beladiri bagaimana diri ini setelah lama menjadi beladiriwan/wati mengenal hakikat yang mesti menjadi muara rasa ketakutan kita,siapa yang mesti harus ditakuti dan ternyata kekuatan diri ini hanya karena yang Maha Kuat itu sendiri

Dari uraian diatas adakah pernyataan yang mampu menyatakan bahwa beladiri ada pembatasan umur,gender,atau strata hidup untuk mengikutinya???

Tentu tidak,karena semua orang punya hak untuk belajar budaya,mengenal dirinya dan Tuhannya

Tua muda,kaya miskin,pria wanita punya hak untuk belajar beladiri. Dan semua berhak untuk memilih.

Sabtu, 31 Desember 2011

ILMU BELADIRI

Ilmu Bela Diri


Di sebuah bar seorang pemuda berbadan kecil sedang duduk santai.


Seorang preman lokal mendekati dan langsung menendangnya keras,
"Ciaaaat!!" Pemuda kecil jatuh tersungkur dari bangkunya.


Ketika dia bangun, si preman berkata dengan sombong, "Itu tadi taekwondo dari Korea."
Karena takut, pemuda itu tak menanggapi. Dia lalu kembali duduk ke bangkunya.
Namun tidak lama kemudian, preman tadi kembali mendekati dan membantingnya,
"Gubrakkk!" Pemuda kecil itu terjerembab. Saat dia bangun, preman berkata lagi, "Itu tadi judo dari Jepang."
Pemuda kecil itu tetap tidak menanggapi. Perlahan-lahan dia kembali duduk.


Tidak lama kemudian, si preman menonjoknya, "Buggg!"
Pemuda kecil kembali jatuh, lalu si preman berkata, "Itu tadi boxing dari Amerika".
Pemuda kecil menyadari mulutnya mengeluarkan darah. Lalu dia bangun dan tidak kembali ke bangkunya. Perlahan-lahan dia keluar dari bar.


Tidak beberapa lama kemudian pemuda kecil itu masuk ke bar dan menghampiri si preman.
Tanpa berkata apa-apa lagi dia langsung memukul si preman, "Bletokkkk!" Si preman langsung jatuh pingsan.


Pemuda kecil ingin memberi penjelasan, tapi si preman tidak juga siuman. Pemuda kecil menghampiri pemilik bar dan berkata,
"Pak, bila preman ini bangun tolong beritahu bahwa yang tadi itu linggis dari gudang."



Itu saya dapat dari sebuah web (
http://profilsehat.blogspot.com/2011/01/ilmu-bela-diri.html)...

CERITANYA LUCU.. TAPI,, SEBENARNYA MENYEDIHKAN....

kebanyakan dari mereka yang memiliki ilmu beladiri mempergunakan untuk ajang sok sok an...
Padahal bukan itu dan bukan begitu seorang beladiri bersikap di depan umum..

terkadang kita lupa... untuk apa beladiri itu sebenarnya.. cerita ini.. mengingatkan kita akan bagaimana beladiri itu digunakan... apakah untuk ke rendahan hati.. atau untuk pamer seperti cerita diatas...???

Hidup itu memang Pilihan.. Tapi, haruskah memilih yang salah dan tidak ada manfaatnyaa..??.

Let’s Think About that...!!!!!

Powered By Blogger

Cari Blog Ini